33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Technical Terms Kunci Sukses Belajar Bahasa Inggris

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – PENGUASAAN kosakata (vocabulary) merupakan prasyarat utama dalam pembelajaran bahasa Inggris. Tanpa terkecuali bagi pembelajaran bahasa Inggris di sekolah kejuruan (SMK). Terlebih dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMK yang berbasis teknologi dan rekayasa akan banyak dijumpai istilah-istilah teknis (technical terms) terkait peralatan dan bahan praktikum yang penting sekali untuk dikuasai oleh peserta didik. Hal ini sebagai antisipasi apabila peserta didik tersebut kelak berkesempatan untuk bekerja ke luar negeri. Dengan mengetahui nama-nama peralatan yang mereka pakai dalam bahasa Inggris tentu akan sangat membantu kelancaran pekerjaan mereka di luar negeri kelak.

Vocabulary terkait technical terms tersebut tentulah bukan barang yang mudah untuk dikuasai oleh siswa – siswa SMK. Hal ini dikarenakan mereka belum pernah mempelajari vocabulary ini pada jenjang pendidikan sebelumnya (SMP).

Kekhasan vocabulary pada pembelajaran bahasa Inggris di sekolah kejuruan ini tampaknya belum mendapat cukup perhatian dari para praktisi pendidikan. Ini dibuktikan dengan minimnya kamus – kamus teknik yang beredar. Idealnya terdapat kamus teknik yang secara khusus merujuk pada tiap kompetensi keahlian di sekolah kejuruan. Tentunya hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para guru bahasa Inggris di sekolah kejuruan. Guru bahasa Inggris di SMK diharapkan mampu berkreasi dalam mengajarkan vocabulary terkait technical terms tersebut.

Salah satu strategi untuk pengajaran vocabulary terkait technical terms di SMK adalah melalui collaborative teaching (CT). CT melibatkan dua atau beberapa guru untuk bekerja sama dalam mendidik dan meningkatkan skill siswa pada kompetensi tertentu. Kolaborasi yang dimaksud, terkait dengan pengajaran vocabulary di atas bisa melibatkan guru kompetensi keahlian dan guru mata pelajaran bahasa Inggris.

Guru kompetensi keahlian dapat memberikan informasi terkait technical terms yang perlu dikuasai siswa sesuai dengan kompetensi keahliannya. Guru mata pelajaran Bahasa Inggris bertugas untuk mengalih bahasakan technical terms tersebut dalam bahasa Inggris. Guru kompetensi keahlian berkewajiban memastikan penggunaan technical terms berbahasa Inggris tersebut selama kegiatan praktikum. Di samping bertugas mengalih bahasakan technical terms tersebut, guru mata pelajaran bahasa Inggris bersama siswa berkewajiban untuk melakukan brainstorming dan review.

Selanjutnya hal yang tidak kalah penting dan tidak boleh luput dari perhatian guru bahasa Inggris adalah kapan waktu terbaik untuk mengajarkan (brainstrorming) vocabulary. Banyak praktisi pendidikan bahasa yang beranggapan bahwa vocabulary idealnya dipelajari pada tahapan pendidikan dasar (SD dan SMP). Sehingga banyak yang beranggapan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris pada tahapan pendidikan menengah (SMA/SMK) idealnya lebih ditekankan pada aspek komunikasi dan tata bahasa. Seolah melewatkan anggapan bahwa hal yang paling mendasar dari komunikasi adalah vocabulary itu sendiri. Walaupun dalam konteks dan bagi individu tertentu vocabulary bisa dikuasai melalui interaksi.

Sebenarnya brainstrorming vocabulary bisa dilakukan pada setiap tingkat (kelas) dan tahapan (SD, SMP, SMA/SMK) pendidikan. Brainstorming vocabulary umumnya dilakukan pada siklus kebahasaan reading (membaca). Walaupun tidak menutup kemungkinan untuk diajarkan pada waktu siklus speaking (berbicara), writing (menulis) bahkan listening (berbicara).

Trusler, kontributor ESL library, menegaskan bahwa brainstorming vocabulary dapat dilakukan pada siklus kebahasaan reading baik sebelum, selama atau setelah aktivitas membaca. Apabila dilakukan sebelum aktivitas membaca siswa akan mendapatkan manfaat antara lain: pertama, aktivitas membaca akan lebih bermakna. Kedua, siswa tidak perlu berhenti selama aktivitas membaca hanya untuk melihat arti kata yang tidak diketahui.

Apabila dilakukan selama aktivitas membaca siswa dapat: pertama, mengetahui arti dari kosa kata (vocabulary) baru dari konteks. Kedua, menyadari bahwa dalam memahami teks bacaan mereka tidak perlu mengetahui arti dari setiap kata yang ada. Ketiga, mengetahui fungsi dan hubungan antara satu kelas kata dengan kelas kata yang lain. Dan apabila dilakukan setelah aktifitas membaca siswa dapat: pertama,  lebih paham apabila ada tugas terkait dengan vocabulary. Kedua, merefleksi seberapa baik penguasaan vocabulary mereka. Ketiga, melihat kembali vocabulary tertentu di dalam teks (konteks) jika mereka kesulitan dalam memahami artinya. (*/aro)

Guru Bahasa Inggris SMK Negeri  1 Jepon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bupati Ancam Cabut Izin Waskita

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPU Taru) dan tim, Minggu (3/6) kemarin, melakukan inspeksi mendadak...

Antisipisi Kawasan Industri, Dirikan Paguyuban Sokolimo

KENDAL—Sejumlah masyarakat Kendal mendirikan Paguyuban Sokolimo sebagai langkah antisipatif berdirinya Kawasan Industri di Kendal. Dengan paguyuban tersebut, harapannya masyarakat Kendal bisa bersatu, sehingga tidak...

Pencuri Tertangkap, Dibina Di Ponpes

DEMAK- Seorang anak dibawah umur, K, 14, diketahui mencuri dan berhasil tertangkap di Desa Prigi, Kecamatan Kebonagung. Namun, lantaran pelaku masih dibawah umur, maka...

Jadi Area Citywalk, Kota Lama Disterilkan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kawasan Kota Lama Semarang segera disterilkan dari lalu-lintas kendaraan umum. Jalan Letjend R Suprapto ditutup untuk dilakukan ujicoba rekayasa lalu lintas...

Tampilan Lebih Stylish dan Sporty

Pilihan mobil kelas Low Cost Green Car (LCGC) tahun ini semakin beragam. Daihatsu mengenalkan New Astra Daihatsu Ayla dengan tampilan baru yang lebih stylish...

Festival Ngangklang Jadi Magnet Ribuan Warga

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Festival Ngangklang Gus Alam yang dihelat setiap akhir 26 Ramadan, jadi magnet warga. Ribuan warga Kaliwungu dan sekitarnya, tumplek-blek di Alun-Alun Kaliwungu untuk...