KPU Harus Jaga Netralitas

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – DPRD Jateng meminta agar semua penyelenggara Pilkada 2018 benar-benar bisa menjaga netralitas dan profesional. Dengan begitu, maka akan bisa terlaksana pelaksanaan Pilkada yang adil, jujur dan menjaga marwah demokrasi.

Hal itu ditegaskan Anggota Komisi A DPRD Jateng, Amir Darmanto usai memantau kesiapan KPUD Jateng dalam menghadapi Pilkada 2018. “Netralitas harus dijaga, jangan sampai demokrasi rusak karena adanya oknum yang tak bertanggungjawab,” katanya, kemarin.

Ia menambahkan, DPRD Jateng sudah melakukan pantauan langsung ke KPUD maupun Panwaslu di 35 kabupaten/kota se Jateng. Semua dilakukan, agar pelaksanaan Pilkada 2018 berjalan lancar dan tak ada hambatan.

“Secara keseluruhan semua sudah aman dan bagus. Tinggal menunggu pendaftaran 8-10 Januari dan tahap pelaksanaan,” ujarnya.

Pelaksanaan Pilkada 2018, dipastikan akan berbeda mengingat akan berlangsung Pilgub dan Pilkada di tujuh kabupaten/kota. Ia berharap masyarakat ikut terlibat langsung dalam pelaksanan pilkada 2018. Jangan bersikap acuh dan apriori dalam pesta demokrasi tersebut.

“Masyarakat juga harus ikut terlibat mengawasi, agar tidak terjadi kecurangan dalam pelaksanaanya,” tambahnya.

Dewan menilai, meningkatkan angka partisipasi serta akurasi data pemilih merupakan pekerjaan rumah (PR) bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pilgub 2018. Target partisipasi pemilih di atas 78 persen yang telah dicanangkan bukanlah sebuah angka main-main.

KPUD diminta untuk bekerja maksimal dalam pelaksaan Pilkada 2018. Tidak hanya sekadar berhasil melakukan pemilihan kepala daerah saja. Tetapi juga harus bisa dan mampu memberikan proses pembelajaran demokrasi kepada masyarakat.

“Dengan begitu akan ada peningkatan kualitas pemilih dalam berpolitik”,  kata Annggota Komisi A DPRD Jateng, Bambang Joyo.

Kesigapan KPUD se Jateng sangat diperlukan dalam sosialisasi dan mengawal proses pilkada 2018. Ia menambahkan, akan sangat memuaskan jika di saat pilkada berlangsung tidak terhambat oleh kendala yang tidak berarti.

“Selain itu, bisa memanfaatkan teknologi informasi dalam perannya mensukseskan proses Pilkada dari awal hingga akhir,” tandasnya. (fth/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...

More Articles Like This