CEK KESIAPAN : Komisi A DPRD Jateng, saat melakukan kunjungan ke KPUD Jateng dalam rangka persiapan Pilkada 2018. (IST)
CEK KESIAPAN : Komisi A DPRD Jateng, saat melakukan kunjungan ke KPUD Jateng dalam rangka persiapan Pilkada 2018. (IST)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – DPRD Jateng meminta agar semua penyelenggara Pilkada 2018 benar-benar bisa menjaga netralitas dan profesional. Dengan begitu, maka akan bisa terlaksana pelaksanaan Pilkada yang adil, jujur dan menjaga marwah demokrasi.

Hal itu ditegaskan Anggota Komisi A DPRD Jateng, Amir Darmanto usai memantau kesiapan KPUD Jateng dalam menghadapi Pilkada 2018. “Netralitas harus dijaga, jangan sampai demokrasi rusak karena adanya oknum yang tak bertanggungjawab,” katanya, kemarin.

Ia menambahkan, DPRD Jateng sudah melakukan pantauan langsung ke KPUD maupun Panwaslu di 35 kabupaten/kota se Jateng. Semua dilakukan, agar pelaksanaan Pilkada 2018 berjalan lancar dan tak ada hambatan.

“Secara keseluruhan semua sudah aman dan bagus. Tinggal menunggu pendaftaran 8-10 Januari dan tahap pelaksanaan,” ujarnya.

Pelaksanaan Pilkada 2018, dipastikan akan berbeda mengingat akan berlangsung Pilgub dan Pilkada di tujuh kabupaten/kota. Ia berharap masyarakat ikut terlibat langsung dalam pelaksanan pilkada 2018. Jangan bersikap acuh dan apriori dalam pesta demokrasi tersebut.

“Masyarakat juga harus ikut terlibat mengawasi, agar tidak terjadi kecurangan dalam pelaksanaanya,” tambahnya.

Dewan menilai, meningkatkan angka partisipasi serta akurasi data pemilih merupakan pekerjaan rumah (PR) bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pilgub 2018. Target partisipasi pemilih di atas 78 persen yang telah dicanangkan bukanlah sebuah angka main-main.

KPUD diminta untuk bekerja maksimal dalam pelaksaan Pilkada 2018. Tidak hanya sekadar berhasil melakukan pemilihan kepala daerah saja. Tetapi juga harus bisa dan mampu memberikan proses pembelajaran demokrasi kepada masyarakat.

“Dengan begitu akan ada peningkatan kualitas pemilih dalam berpolitik”,  kata Annggota Komisi A DPRD Jateng, Bambang Joyo.

Kesigapan KPUD se Jateng sangat diperlukan dalam sosialisasi dan mengawal proses pilkada 2018. Ia menambahkan, akan sangat memuaskan jika di saat pilkada berlangsung tidak terhambat oleh kendala yang tidak berarti.

“Selain itu, bisa memanfaatkan teknologi informasi dalam perannya mensukseskan proses Pilkada dari awal hingga akhir,” tandasnya. (fth/zal)