“Selama ini pengunjung yang datang, parkirnya menggunakan ruas jalan, karena di dalam rumah sakit digunakan untuk parkir sekitar 600 karyawan.”

Septi Milna – Wadir RSUD Tidar

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Terbatasnya lahan parkir di RSUD Tidar Kota Magelang hingga kini belum ada solusi. Sebab, selama ini pengaturan parkir menimbulkan kesemrawutan.

Wakil Direktur RSUD Tidar, dr Septi Milna Sulistiyaning, Jum’at (5/1) kemarin mengakui adanya keterbatasan lahan parkir. “Selama ini pengunjung yang datang, parkirnya menggunakan ruas jalan, karena di dalam rumah sakit digunakan untuk parkir sekitar 600 karyawan.”

Kondisi pengaturan parkir semakin menyita perhatian, karena manajemen RSUD berencana memperluas kapasitas RSUD Tidar, dengan membangun gedung 8 lantai. Sebelumnya, pembangunan gedung lima lantai sudah tuntas pada 2017 lalu.

Rencana pembangunan gedung 8 lantai, lanjut Septi, akan dilengkapi ruang bawah tanah untuk parkir. Pihaknya mengakui, RSUD Tidar belum bisa menyelesaikan masalah parkir, karena keterbatasan lahan.

Pembangunan gedung 8 lantai akan dilakukan secara multi years pada 2018 dan 2019. Alokasi dananya, Rp 84,5 miliar dari APBD 2018 dan 2019. “Gedung 8 lantai digunakan untuk poli dan layanan, termasuk radiologi, farmasi, dan lain sebagainya. Sekitar Maret nanti dimulai.”

Pembangunan tersebut, kata Septi, nantinya akan menggusur gedung-gedung yang telah berdiri sejak lama. Seperti gedung ruang pendaftaran, laboratorium, farmasi, sebagian ruang radiologi, dan lainnya.

“Saat ini sudah kita petakan dan pendaftaran akan dipindah ke Pendopo. Untuk farmasi dan radiologi akan dipindah sementara di gedung lantai 5, karena sudah jadi. Untuk poli, tidak bergeser, karena tidak terkena pembangunan. Tapi nantinya akan dipindah begitu gedung 8 lantai jadi,” beber Septi.

Pembangunan gedung 8 lantai untuk memaksimalkan layanan para pasien dan pengunjung. Termasuk, nantinya pemindahan palayanan poli, karena selama ini ruang poli selalu dipenuhi antrean pasien.

Anggota Komisi B DPRD Kota Magelang, Waluyo mengakui, pihaknya sudah beberapa kali mengusulkan kepada pihak RSUD agar ada penambahan kapasitas ruang parkir. Sebab masalah parkir menjadi pekerjaan rumah, sekaligus kendala yang cukup krusial dihadapi oleh RSUD. Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Magelang itu mengingatkan agar pengelolaan parkir menjadi perhatian. “Jangan sampai masalah parkir ini justru akan menurunkan citra RSUD Tidar.” (cr3/isk)