Bentuk 4 Tim, Ungkap Kasus Haniyah

1280
GELAR : Jajaran Polres Batang saat menggelar kasus pembunuhan di Gapuro Warungasem, dihadapan tim Ombudsman RI, keluarga korban dan keluarga saksi, Jumat sore (5/1). (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
GELAR : Jajaran Polres Batang saat menggelar kasus pembunuhan di Gapuro Warungasem, dihadapan tim Ombudsman RI, keluarga korban dan keluarga saksi, Jumat sore (5/1). (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Jajaran Polres Batang terus berupaya mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di Gapuro Warungasem, pada akhir 2016 silam. Kasus ini menjadi atensi tersendiri bagi Polres Batang. Dibuktikan dengan membentuk 4 tim khusus untuk mengungkap kasus tersebut. Tim khusus secara intensif akan menyelidiki dan menggali informasi untuk menemukan titik terang.

“Proses pengungkapan kasus berjalan terus, sebagai bentuk komitmen pelayanan kami kepada masyarakat, kami bentuk 4 tim khusus,” ucap Kapolres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga saat menggelar perkara kasus tersebut dihadapan tim Ombusdman RI, Keluarga Korban dan Keluarga saksi, di Aula Rupatama Mapolres Batang, Jum’at sore (5/1).

Acara ini sendiri atas permintaan keluarga korban untuk meminta kejelasan secara detail dan langkah pihak kepolisian, baik yang sudah dan akan dilakukan untuk mengusut tuntas kasus ini.

Diketahui, kasus dugaan pembunuhan tersebut terjadi pada 2016 lalu. Korbannya seorang perempuan bernama Haniyah, 35, warga Gapuro RT 4 RW 2 Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang. Hingga kini belum menemukan titik terang.

Korban yang bertatus janda beranak 2 tersebut, waktu itu ditemukan dalam kondisi tewas bersimbah darah dan posisi terlentang di garasi rumah H Masrukin atau rumah majikannya, yang juga masih tetangga korban.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim DVI Polda Jateng dibantu tim Dokpol Polres Batang dan tim medis RSUD Kalisari kala itu, ditemukan luka di kepala korban dan tulang leher patah. Pada kesempatan kemarin, jajaran kepolisian juga membuka semua fakta yang ditemukan oleh pihak Polres Batang, termasuk berbagai detail kasus ini, ditinjau dari berbagai sisi.

Fachrudin dari pihak Ombudsman Jateng dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kinerja pihak kepolisian yang masih bersungguh-sungguh dalam menangani kasus ini.

“Kami mengapresiasi Polres Batang atas atensi kasus ini. Kepada pihak keluarga, kami juga minta bersabar dan memberikan kesempatan kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini,” tandasnya. (han/zal)