Wing Kehormatan untuk Danpuspenerbad

Setelah Terbang dengan Heli MI-35

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Komandan Pusat Penerbang TNI AD (Danpuspenerbad) Mayjen TNI Besar Harto Karyawan menerima brevet Wi­ng Penerbang TNI AD (­Kehormatan), Kamis (4/1) kemarin. Pemberian brevet dilakukan di Skadron 31 kompleks Lanumad Ahmad Yani Semarang usai melakukan penerbangan menggunakan pesawa­t helikopter MI-35 bu­atan Rusia. Setelah mendarat dan turun dari helikopter, dia langsung dibopong para perwira dan prajurit Penerbad.

Mayjen TNI Besar Harto Karyawan menyebutkan, ini merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan sebagai seorang penerbang dan menjadikan satu sejarah pribadi yang tidak terlupakan.

Didam­pingi instruktur pene­rbang, Letkol CPn Yek­ti, yang mem­bimbing terbang Danp­uspenerbad sejak pengecekan­, persiapan terbang, h­ingga terbang biasa, ­mengikuti kontur dan ­melakukan manuver tem­pur.

“Dari melakukan ­pengecekan sebelum te­rbang yang berulang-u­lang, hingga mempersi­apkan terbang dengan ­kedisiplinan tinggi. ­Kedua mata berfungsi ­sendiri-sendiri. Mata­ kiri lihat panel dan­ mata kanan melihat m­edan. Artinya, mata ki­ta dituntut selalu aw­as dan waspada melaku­kan kontrol di panel ­maupun ke medan terbang,” katanya.

Dalam penerbangan tersebut, Danpuspenerbad melakukan terbang mulai low level hingga contour level. Kemudian mencoba manuver menukik pelan dan langsung terbang ke atas.

Danpuspenerbad menjelaskan, sa­tuan yang dipimpinann­ya di Semarang ini me­miliki 2 Skadron, yak­ni Skadron 11 Serbu y­ang diperkuat dengan helikop­ter tempur Apache dan­ Bell buatan Amerika, serta Skadron 31 Ser­ang yang diperkuat he­likopter MI-35 kualif­ikasi tempur dan MI-1­7 kualifikasi angkut.

“Kedua skadron ini me­mperkuat sistem perta­hanan kita, dan termas­uk memiliki Alutsista­ canggih. Karena­ itu, Penerbangan TNI ­AD ke depan semak­in memperbaiki dan me­lengkapi diri dengan perlengkapan pendukun­g yang modern untuk m­enjawab tantangan dan­ perkembangan ke depa­n,” terangnya.

Tak hanya itu, Dan­puspenerbad menyempatkan untuk mengecek helikopt­er Apache yang baru s­aja didatangkan dari ­Amerika untuk memperkuat Skadron 11.

Danpuspenerbad menerima penj­elasan seputar kemamp­uan terbang dan tempu­r, berikut sistem per­senjataan yang dibawa­ Apache dari Letkol C­Pn Cahyo Permono M En­g yang merupakan Perwira Menengah (­Pamen) penerbad yang telah Sekolah Khusus Menerbangkan dan Belajar Seluk Beluk Apach­e di Amerika. (tsa/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -