Sudah Habis Rp 50 M

Perubahannya Masih Belum Tampak

420
CIRI KHAS: Pilar Pasar Johar yang dilakukan penguatan. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CIRI KHAS: Pilar Pasar Johar yang dilakukan penguatan. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pembangunan penguatan bangunan Pasar Johar Cagar Budaya tahap pertama dinyatakan telah selesai 100 persen. Dalam pembangunan tahap pertama ini Pemkot Semarang melalui Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang menghabiskan anggaran APBD Kota Semarang senilai Rp 50 miliar.

Meski dinyatakan telah 100 persen di tahap pertama, tetapi secara fisik perwajahan pasar legendaris di Kota Semarang ini belum tampak perubahan berarti. Sebab, penanganan pembangunan ini tidak seperti penanganan bangunan biasa. Pasar ini merupakan bangunan cagar budaya yang penanganannya dilakukan secara detail perbagian.

“Kalau ditanya berapa persen ya sudah 100 persen di tahap pertama sesuai dengan direncanakan. Tahap pertama telah selesai, setelah ini akan segera dilanjutkan tahap kedua,” kata Sekretaris Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang Irwansyah kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (4/1).

Dijelaskannya, pengerjaan dalam pembangunan Pasar Johar Cagar Budaya ini dilakukan per bagian terlebih dahulu. “Penanganannya sangat berbeda dengan penanganan bangunan biasa, karena ini bangunan cagar budaya. Kalau bangunan biasa kan biasanya mulai mengerjakan pondasi, dinding, atap, dan finishing. Kalau ini perkuatan. Yang dilakukan perkuatan dulu, yakni dengan memasang penyangga, struktur kolom dan dak lantai,” terangnya.

Perkuatan tersebut, lanjut dia, juga belum 100 persen dari bangunan seluruhnya. “Dari anggaran tahap pertama yang terbatas ini juga ada bagian-bagian yang belum dikerjakan. Bangunan secara keseluruhan belum terlihat perwajahan,” katanya.

Setelah tahap pertama, kata Irwansyah, selanjutnya sesuai rencana akan langsung dilanjutkan pembangunan perkuatan tahap kedua. “Rencananya akan mendapat bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar Rp 170 miliar. Tapi angka ini juga belum bisa dipastikan karena masih dalam proses pembicaraan. Nanti skema anggarannya multiyears 2018-2019,” terangnya.

Secara otomatis, dalam pembangunan tahap kedua Pasar Johar Cagar Budaya ini akan dilakukan lelang kembali. “Tetapi karena anggaran ini dari pemerintah pusat, maka lelang dilakukan oleh pemerintah pusat, yakni Kementerian PUPR. Januari ini mungkin langsung dilanjutkan,” ujar Irwansyah.