33 C
Semarang
Kamis, 9 Juli 2020

Siswa SMP Dianiaya Anjal

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Ferdy, siswa kelas 7 SMP Negeri 5 Salatiga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan sejumlah anak jalanan, Selasa (2/1) lalu. Polres Salatiga yang mendapatkan laporan langsung melakukan operasi pekat dengan melakukan razia terhadap anak jalanan di sejumlah titik.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, penganiayaan dilakukan di sebuah kebun kosong di daerah Dukuh. Saat kejadian, korban yang pulang sekolah bermaksud menuju rumah temannya Wisnu yang beralamat di sekitar Sekolah Internasional. Namun karena tidak ketemu, akhirnya Ferdy berjalan kaki menuju rumah rekan lainnya, Farly yang berada di Jalan Kresna.

Saat sampai di sebuah kebun yang tidak jauh dari SMP 5, tiba-tiba ada sekitar 10 anak turun dari truk dan memanggil korban. Karena takut, korban melarikan diri ke arah sekolah dan dikejar oleh anak – anak itu. Sebelum sampai di sekolah, korban ditangkap para pelaku dan dibawa ke kebun kosong tak jauh dari pabrik Wonder.

Di lokasi tersebut korban dikeroyok para pelaku. Selain itu, uang Rp 15 ribu milikinya juga diminta paksa sebelum akhirnya dilepaskan oleh pelaku. Karena hujan, korban berteduh di warung dekat lokasi dan akhirnya pulang berjalan kaki menuju rumahnya yang berjarak sekitar 4 kilometer dari lokasi kejadian.

Orang tua korban selanjutnya mengadukan permasalahan ini ke pihak sekolah. Pihak sekolah kemudian meneruskan laporan ke polisi. “Kasus ini sepenuhnya ditangani pihak kepolisian,” jelas Kepala SMP 5 Salatiga Dwi Hartati.

Sehari kemudian, Polres Salatiga menggelar operasi pekat. Hasilnya, 11 anak jalanan yang juga pengamen diamankan. Rinciannya 4 pengamen diamankan di perempatan Jetis, 1 orang di perempatan Warung Sawah Pulutan dan 6 orang di perempatan Kecandran. Salah satu di antara pengamen tersebut ada yang membawa senjata tajam.

Kapolres Salatiga AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas Kompol I Nyoman Suasma menuturkan, kegiatan ini dilakukan untuk menimbulkan rasa aman bagi para pengguna jalan. “Mereka yang tertangkap razia dan diketahui melanggar langsung dikenakan tipiring,” jelas Suasma, Kamis (4/1). (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pelatihan Menulis Artikel Guru

PERGUNU-Jateng bekerjasama dengan Jawa Pos Radar Semarang akan menyelenggarakan pelatihan menulis artikel populer pada Sabtu, 7 Oktober 2017, mulai pukul 08.00, di Kantor Jawa...

Ewuh Pakewuh, Ubah Rasa Takut Siswa pada Guru

BUDAYA membaca dan mendengarkan cerita dari orang tua kita, ternyata menjadi strategi yang jitu untuk menanamkan nilai budaya dan pendidikan budi pekerti luhur kepada...

Minta Perempuan Melek Politik

SEKJEN DPP PKB Abdul Kadir Karding meminta partisipasi perempuan di politik semakin ditingkatkan. Melalui jalur politik, perempuan bisa menyalurkan aspirasi dan memperjuangkan hak-haknya lebih...

Tanamkan Kebaikan Kepada Seluruh Karyawan

Bagi Yohanes Kurniawan, menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah. Apalagi seorang pemimpin harus bisa menjadi contoh bagi seluruh karyawannya. Untuk itu ia berusaha...

Bantu Penuhi hak Anak

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo mengukuhkan pengurus Forum Anak Kreatif Wonosobo (Forkos) periode 2018-2020di Pendopo Wakil Bupati, Selasa (26/10). Dalam sambutannya...

Pemkot Uji Coba Jalur Satu Arah

PEKALONGAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan bekerja sama dengan Polres Pekalongan Kota dan dinas terkait melakukan uji coba Jalur Satu Arah (JSA). Hal tersebut dimaksudkan untuk mengurai kemacetan...