Sirine Meraung, Warga Langsung Diungsikan

419

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO — Warga Pedukuhan Sibatur RT 01/RW 06, Desa Jelok, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Kamis (4/1) siang, dibuat panik dengan raungan sirine pada alat Early Warning System (EWS) di desa mereka.

Sirine meraung sekitar pukul 12.00, akibat tanah bergerak. Ketua Jegana (Jelok Siaga Bencana) Imam Prayodi, menyampaikan, ketika sirine meraung, lokasi pedukuhan sedang hujan deras. Setelah dicek, ternyata benar, terjadi gerakan tanah di kawasan tersebut. Warga pun langsung diungsikan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. “Gerakan tanah sepanjang 30 meter, tebal keretakan 15 hingga 20 sentimeter.”

Dalam kejadian tersebut, 11 KK terdampak. Kurang lebihnya ada 32 jiwa. Hingga saat ini, warga terdampak masih bertahan di lokasi pengungsian. “Semuanya sudah dievakuasi di pos-pos sementara yang sudah disediakan sebelumnya.” Warga belum kembali ke rumah mereka, karena kondisi belum stabil. “Jika terjadi hujan, pasti sangat mengkhawatirkan, karena mempercepat longsor.” (jpg/isk)