Rekam Data E-KTP Dipercepat

907

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Memasuki tahun 2018, Pemkab Semarang akan terus melakukan percepatan rekam data E-KTP. Sekda Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono mengungkapkan di 2017 lalu percepatan sudah dilakukan dengan berbagai cara.

Antara lain dengan mendatangi sekolah-sekolah untuk rekam data E-KTP khususnya bagi pemilih pemula, dan menggunakan mobil pelayanan keliling ke desa-desa dan kelurahan. “Kita sudah lakukan dan jalan terus di 2017 untuk melakukan percepatan yang belum merekam,” kata Sekda yang akrab di sapa Soni, Kamis (4/1).

Pelayanan rekam data E-KTP di sekolah memang baru pertama kali dilakukan Pemkab Semarang melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) pada 2017 lalu. Sehingga hal tersebut akan dilakukan terus jelang pelaksanaan Pilgub Jateng 2018, Pileg, dan Pilpres 2019.

Menurutnya, sistem jemput bola ke sekolah-sekolah yang usianya sudah masuk ke pemilih pemula dapat semakin menyemarakkan pesta demokrasi Pemilu. Begitu pula dengan pelayanan rekam data E-KTP yang dilakukan ke masing-masing desa dan kelurahan.

Mobil pelayanan kependudukan, lanjutnya, dari Dispendukcapil setiap hari dijadwalkan untuk selalu keliling ke desa-desa dan kelurahan. Khususnya desa atau kelurahan yang warganya banyak yang belum melakukan rekam data E-KTP.

Momentum Pilgub Jateng yang tinggal menghitung hari, juga dimanfaatkan untuk mengejar jumlah pemilih di Kabupaten Semarang terutama bagi pemilih pemula. “Pelayanannnya dilakukan disemua kecamatan dan blangkonya sudah kita distribusikan ke semua kecamatan,” ujarnya.

Dikatakannya, apabila rekam data pemilih pemula tidak sampai terselesaikan jelang Pilgub Jateng, maka pendataan pemilih akan menggunakan data kependudukan 2017. “Dispendukcapil sudah mulai pelayanan mobil di kantung ke desa dan kelurahan yang memang masih banyak melakukan perekaman dengan jemput bola,” katanya.

Diakui Soni, selama ini kendala rekam data yaitu pendistribusian blangko yang dilakukan secara bertahap. Hal itu disebabkan distribusi dari pemerintah pusat terkait blangko ke daerah-daerah juga dilakukan secara bertahap.

Hal lain yang menghambat pelaksanaan proses rekam data E-KTP yaitu banyaknya warga yang berkartu kependudukan di Kabupaten Semarang namun saat ini berdomisili di luar daerah.

Karenannya, ia meminta supaya warga yang belum melakukan rekan data E-KTP segera mendatangi kantor kecamatan maupun Dispendukcapil Kabupaten Semarang. “Karena blangkonya bertahap, pencetakan blangko dlakukan pada mereka yang sudah pernah merekam dan yang masih pegang suket,” katanya. (ewb/bas)