NU Dirikan Rumah Sakit

813
PETUAH : Habib Luthfy, saat menyampaikan pengarahan kepada Pengurus MWC NU Limpung selaku panitia pembangunan rumah sakit rawat inap NU disaksikan Muspika Limpung dan tokoh masyarakat, Selasa (2/1). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
PETUAH : Habib Luthfy, saat menyampaikan pengarahan kepada Pengurus MWC NU Limpung selaku panitia pembangunan rumah sakit rawat inap NU disaksikan Muspika Limpung dan tokoh masyarakat, Selasa (2/1). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Berawal dari keprihatinan warga Nahdliyin (sebutan warga Nahdlatul Ulama) tentang mahalnya biaya pengobatan, akhirnya muncul gagasan pendirian rumah sakit rawat inap oleh MWC NU Limpung Kabupaten Batang.

Ketua MWC NU Limpung Syaikur Rozi yang menjadi pelaksana pekerjaan mengatakan, tujuan pendirian rumah sakit yang berada di Desa Donorejo ini, murni untuk membantu meringankan biaya pengobatan khususnya bagi masyarakat kelas bawah.

“Misi kami adalah sosial, nantinya bukan hanya warga NU yang boleh menjadi pasien tapi semua warga masyarakat tanpa memandang status, agama maupun golongan,” kata Syaikur Rozi saat acara peresmian pendirian rumah sakit, Kamis (4/1).

Diungkapkan, sejak muncul gagasan dari pengurus MWC Limpung mendirikan rumah sakit ini, gayungpun bersambut. Berbagai pengusaha dan donatur, bahu membahu membantu terwujudkan pendirian rumah sakit ini.

Dimulai dari seorang pengusaha toko bangunan asal Limpung H Sayono, yang mewakafkan tanahnya yang terletak di Desa Donorejo seluas 3.600 meter persegi untuk pendirian rumah sakit ini.  Tanah kosong yang belum rata ini segera dibersihkan dan diurug. Seorang pengusaha lain meminjamkan excavator untuk kelancaran pengurugan.

“Saat ini baru tahap akan memulai pekerjaan, kami juga baru mengurug tanah dan membuat drainase. Peletakan batu pertama InsyaAllah bulan Maret bersamaan dengan Harlah NU,” sambung Syaikur Rozi.

Tahap pertama, lanjut Rozi, akan dibangun satu lantai dari rencana 5 lantai. Untuk biaya, didapat dari sumbangan masyarakat, infak dan bantuan pemerintah.

“Kami optimis pembangunan akan berjalan lancar sesuai rencana. Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada seluruh warga Limpung, para alim ulama, Forkopimcam, Pemkab Batang dan para donatur,” serunya.

Begitu pentingnya niat mulia warga NU Limpung, saat acara peresmian salah satu ulama kharismatik Habib Luthfy dari Pekalongan menyempatkan diri hadir di sela-sela waktunya yang padat. Selain turut mendoakan agar rumah sakit segera dibangun dengan lancar,  habib juga berpesan kepada panitia pembanguan dan pengurus MWC NU Limpung agar apa yang dilakukan benar-benar bermanfaat bagi seluruh masyarakat. (han/sct/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here