Longsor, Material Talud Terjang Rumah

288
JEBOL: Warga di Lingkungan Kaligawe Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur terlihat bahu membahu membersihkan material longsor di rumah Sumari, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JEBOL: Warga di Lingkungan Kaligawe Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur terlihat bahu membahu membersihkan material longsor di rumah Sumari, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Semarang mengakibatkan bencana longsor di Lingkungan Kaligawe Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Rabu (3/1) malam.

Talud setinggi lebih dari tiga meter dan panjang 12 meter meluluh lantahkan bagian rumah warga setempat, Sumari, 70. Bagian belakang rumahnya hancur lantaran diterjang material tebing yang longsor. Sumari menceritakan kejadian berawal saat hujan lebat pada pukul 19.00 WIB.

Karena debit hujan yang tinggi talud yang berada persis di belakang rumahnya tak mampu menampung resapan air. “Saya berada di kamar mandi dan mendengar suara gemuruh dari bagian belakang rumah,” katanya saat ditemui di rumahnya, Kamis (4/1).

Saat kejadian tersebut listrik padam dan beberapa anaknya lari keluar rumah karena takut terjadi sesuatu. Ia sendiri masih berada di kamar mandi. “Anak saya, Suyoto, 40, terus lari keluar rumah. Cucu saya, Fadil, 9, saat itu masih tidur di kamar,” katanya.

Dikatakannya, ia bertahan di dalam kamar mandi lantaran minmnya penerangan yang diakibatkan listrik padam. “Tetap di kamar mandi meski saat itu suaranya dari rumah bagian belakang gemuruh sekali,” ujarnya.

Tak berselang lama, anaknya yaitu Sutoyo langsung masuk kembali ke dalam rumah membawa penerangan seadanya. Sumari yang masih ada di dalam kamar madi digedor untuk diselamatkan. “Takut bagaimana-bagaimana anak saya langsung menggedor saya di kamar mandi dan saya di ajak keluar rumah,” ujarnya.

Cucunya, Fadil juga langsung diangkut oleh Sutoyo keluar rumah. Setelah listrik kembali nyala, baru diketahui jika rumah bagian belakang miliknya hancur berantakan karena diterjang material longsor.

Saat ini kondisi rumah Sumari miring, akibat dampak terjangan material longsor dari talut belakang rumahnya. “Saya ngungsi di rumah anak saya yang lain yang juga satu kelurahan,” ujarnya.

Talud yang longsor tersebut menimpa rumah bagian belakang mengenai dinding dari papan. Sedangkan di bagian dapur, tanah sempat masuk hingga dinding jebol. “Akibatya barang-barang perabot rumah tangga rusak dan rumah menjadi miring,” katanya.

Sementara itu, Ketua RT 06, Ramto menambahkan, setelah menerima laporan langsung menuju lokasi. Kemudian, keluarga Sumari mengungsi di rumah anaknya. ”Sekarang dilakukan kerja bakti, atap rumah diturunkan, terus nanti didirikan kembali,” ujar Ramto.

Adapun kerugian Sumari masih dihitung oleh aparat kelurahan setempat. Dikatakan Ramto, talud setinggi 3 meter tersebut merupakan lahan milik warga setempat, Tumino, 28. Menggunakan peralatan seadanya, warga setempat membersihkan material longsor. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here