Kacaukan Peta Politik di Jateng

Penundaan Pengumuman Rekomendasi PDIP

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri menunda penyerahan rekomendasi yang bakal diusung pada Pilgub Jateng 2018 mendatang.

Pengamat Politik dan Pemerintahan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Teguh Yuwono, mengaku tidak kaget. Bahkan, dia sudah memperkirakan PDIP tidak akan mengumumkan nama yang akan diajukan secepat ini.

Dia menilai, penundaan ini merupakan bagian dari permainan strategi politik PDIP. Sebab, melihat pengalaman Pilgub 2013 lalu, mengumumkan rekomendasi pada detik-detik terakhir pendaftaran pasangan calon (paslon) terbukti efektif mempengaruhi kontestasi politik di Jateng.

“Saya melihat penundaan ini sudah by design untuk mengacaukan peta politik di Jateng. Terutama partai lawan. Sehingga partai lawan tentu dalam tanda petik akan mengalami kegalauan. Yang ditunggu-tunggu kok tidak jadi muncul,” tuturnya, Kamis (4/1).

Teguh yakin, parpol lawan politik PDIP tentu tahu, di mana-mana, partai yang paling kuat akan ditunggu siapa paslon yang akan diusung. Jika sudah diketahui, mereka akan langsung menggelar rapat, memastikan figur yang kira-kira bisa mengalahkan paslon yang diusung PDIP. “Kalau diundur begini, mereka kan tidak bisa menentukan. Saya yakin, PDIP akan memberikan rekomendasi di detik-detik terakhir lagi,” bebernya.

Terbukti, hingga saat ini poros tengah masih kelimpungan menentukan sosok yang akan diusung. Begitu juga dengan koalisi pengusung Sudirman Said yang belum berani memutuskan siapa yang pantas duduk di kursi wakil.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -