33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

WNA Beli Mercuri Ilegal

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Nekat membeli logam jenis Merkuri di Indonesia, warga negara asing asal Sudan, Awad Alla Khalfalla Mohamed Ahmed Farah bin Khalf Alla Mohammed bakal segera disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Pasalnya berkas kasus dugaan pendistribusian serta penggunaan merkuri ilegal di wilayah Kota Semarang sudah dilimpahkan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jateng ke PN Semarang.

“Berkas dengan terdakwa Awad sudah kami terima, tercatat dalam nomor register 984/Pid.Sus/2017/PN Smg,” kata Panitera Muda Pidana pada PN Semarang, Noerma Soejatiningsih, Rabu (3/1).

Dalam berkas dakwaannya, JPU Kejati Jateng, Panji Sudrajat menjerat Awad dengan Pasal 161 Undang-undang RI No. 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Dijelaskannya, kasus itu berawal saat Awad searching di internet mencari Merkuri. Setelah itu, Awad menemukan ada perusahaan di Indonesia yang menjual Merkuri itu bernama CV Cipta Logam.

Tanpa berpikir panjang Awad menelpon pihak perusahaan, yang diangkat saksi Lasmino. Setelah ada kesepakatan, Awad kemudian datang ke Indonesia dan menemui Lasmino. Dari pertemuan itu, terjadi kesepakatan bahwa Awad ingin membeli Merkuri kepada Lasmino sebanyak 10 ton. Awad kemudian mentransfer ke Lasmino secara berkala, yakni Rp 97,7 juta, Rp 90 juta dan Rp 212 juta.

Merkuri tersebut oleh Awad sebelum dijual kembali ditampung di sebuah gudang yaitu Teduh Makmur yang beralamat di gedung Marabunta, Jalan Kalibaru Barat 15 Tanjung Mas Semarang. Namun belum berhasil di ekspor, gudang tersebut sudah digerebek oleh Tim penyidik dari Ditreskrimsus Polda Jateng yang dipimpin Kompol Suhartono. (jks/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dua Petani Tersambar Petir

DEMAK - Hujan deras disertai kilatan petir kemarin memakan korban jiwa. Mukhlasin, 50, warga Dukuh Gempol, RT 4 RW 2, Desa Jatirogo, Kecamatan Bonang...

H-10 Lebaran, Dibuka Hingga Exit Tol Tingkir

UNGARAN – Anda yang akan mudik Lebaran ke arah Salatiga dan Solo, siap-siap untuk melewati jalan tol Bawen-Salatiga. Sebab, pada H-10 Lebaran, jalur tol...

Pedagang Ayam Tuntut Harga Turun

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Sebanyak 250 pedagang ayam dari Kabupaten Temanggung dan Magelang yang tergabung dalam Paguyuban Anti-Prei (PAP) mendatangi kantor DPRD Kabaputen Temanggung Selasa...

Bank Jateng Dekatkan Pelayanan

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Bank Jateng membuka Kantor Cabang Pembantu Syariah Salatiga sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan dan manfaat para nasabah. Saat ini telah...

Lebarkan Kerjasama Internasional, UPGRIS Gandeng EQWIP HUBs

UNIVERSITAS PGRI Semarang (UPGRIS) berkomitmen untuk memperluas jaringan di bidang dunia pendidikan, salah satunya dengan menjalin kerja sama baik dalam maupun luar negeri. Hal...

Normalisasi Terganjal Tujuh Bidang

Ke tujuh  bidang lahan ini belum bisa dilakukan pembayaran karena pemilik lahan kehilangan dokumen. Kumbino Kabid Sumber Daya Air dan Drainase RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pelaksanaan normalisasi Sungai Beringin...