Rita Pasaraya Diminta Berkemas

1000

“Sudah bisa dipastikan bulan Februari belum selesai, karena dimulai saja belum.”

Suwondo Yudhistiro – Ketua Komisi A DPRD Wonosobo

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Komisi A DPRD Wonosobo meminta Pemkab setempat dan Manajemen Rita Pasaraya untuk segera merencanakan perpindahan supermarket. Sebab, per 11 Februari mendatang–sesuai kesepakatan antara Pemkab, Rita Pasaraya, dan Paguyuban Pedagang Pasar Wonosobo–kontrak swalayan yang menempati bangunan Pemkab tersebut, akan berakhir.

Ketua Komisi A DPRD Wonosobo, Suwondo Yudhistiro mengatakan, keberadaan Rita yang menempati lantai Pasar Plaza Wonosobo, sesuai waktu toleransi yang diberikan Pemkab, hampir jatuh tempo. Yakni, supermarket terbesar di Wonosobo itu, akan selesai masa kontraknya per 11 Februari 2018. “Karena jarak waktu habis tinggal beberapa minggu lagi, mustinya antara Pemkab dan Manajemen Rita Pasaraya mempersiapkan yang matang.”

Suwondo menyampaikan, sesuai kesepakatan, mestinya Rita habis masa kontrak pada sepuluh bulan lalu. Namun, saat dilakukan mediasi antara Pemkab, pedagang pasar, dan Manajemen Rita dicapai kesepakatan. Yakni, Rita diberi tenggat waktu selama 11 bulan agar membangun gedung baru di lokasi yang sudah ditentukan sendiri.

“Sudah bisa dipastikan bulan Februari belum selesai, karena dimulai saja belum. Artinya, pihak Manajemen Rita tidak serius memanfaatkan waktu perpanjangan toleransi yang telah diberikan selama 11 bulan.”

Untuk itu, Suwondo menyarankan, waktu sebulan terakhir ini, dimanfaatkan dengan baik untuk merumuskan kebijakan pascapemutusan kontrak Rita.

Suwondo menyebut, tuntutan pedagang pasar tradisional sangat jelas. Yakni, Pemkab benar-benar menepati janji untuk menegakkan peraturan daerah maupun peraturan bupati tentang pengaturan jarak pasar tradisional dan pasar modern. “Kami berharap Pemkab memiliki perencanaan jelas dengan berbagai masalah yang muncul.” (ali/isk)