Kawanan Pencuri Spesialis Pikap Dibekuk

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Tiga pelaku pencurian spesialis mobil pikap berhasil diringkus jajaran Polres Semarang. Adalah Putra, 33, warga Gunungpati Kota Semarang; Taufik, 24, warga Mranggen Kabupaten Demak; dan Annajmil, 30, warga Mranggen Kabupaten Demak.

Wakapolres Semarang Kompol Cahyo Widyatmoko mengatakan sasaran pencuri tersebut yaitu pikap L300. “Ketiga pelaku ini telah melakukan pencurian di empat lokasi,” kata Cahyo, Rabu (3/1) kemarin.

Ketiganya diringkus usai membobol mobil L300 milik Tri Manto, 42, warga Dusun Keji Kecamatan Ungaran Barat pada, Senin (18/12) lalu. Modusnya, pelaku bersama-sama naik sepeda motor mencari sasaran. Setelah menemukan, pelaku mengamati situasi. “Lokasinya digambar terlebih dahulu,” katanya.

Kemudian sekitar pukul 03.45, pelaku membawa kunci T membuka pintu dan merusaknya, untuk menghidupkan mobil. “Pelaku sempat menunggu dari jarak 20 meter sambil memantau situasi sepi. Berhasil membawa kabur mobil L300 menuju arah Solo,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Yusi Andi Sukmana menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap satu tersangka yang berhasil kabur, berinisial HK. “HK selain sebagai penadah, juga pemetiknya. Kami masih melakukan pencarian,” kata Yusi. Bahkan satu orang pelaku atasnama Putra harus dilumpuhkan dengan timah panas lantaran mencoba berontak saat hendak dilakukan penangkapan.

Dijelaskannya, alasan pengambilan mobil jenis L300 karena tidak memiliki alarm. Selain itu, mobil jenis L300 ini menurutnya mudah laku dijual di pasaran. Baik dijual setelah dijagal maupun dalam keadaan utuh. “Rata-rata mobil laku Rp 19 juta. Terus uang kami bagi rata bertiga,” katanya.

Diakuinya, aksi pencurian yang dilakukan oleh komplotannya sudah sejak Agustus 2017 lalu. Lokasi lain pencurian di daerah kampus Undaris, Kelurahan Gedanganak, Ungaran Barat, pikap L300 di Pagersari, Bergas dan Bergas, Kecamatan Bergas.

Selain mengamankan tersangka, jajaran Polres Semarang juga ikut mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya 1 unit handphone merek Nokia 130 warna hitam, satu buah kunci letter T warna hitam, dua buah anak kunci, satu unit sepeda motor Vario Nopol H 1901 YZ. Selain itu satu unit pikap L300. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku disangka dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (ewb/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -