33 C
Semarang
Minggu, 31 Mei 2020

Gaji Sopir BRT Bakal Naik Jadi Rp 4,6 Juta

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG  Sebanyak enam Bus Rapid Transit (BRT) terjaring operasi dan dinyatakan tak laik. Di antaranya, menggunakan ban vulkanisir, dan kepekatan asap hitam di atas rata-rata. Bahkan ditemui, satu sopir BRT tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM). Hal itu diketahui saat Kepala Badan Layanan Umum (BLU)  Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD)  BRT Trans Semarang, Ade Bhakti, melakukan inspeksi mendadak (sidak) uji emisi bus BRT di shelter Jalan Pemuda, Rabu (3/12).

“Kami cek ternyata masih ada BRT yang menggunakan ban vulkanisir, yakni dipakai untuk roda di belakang bagian dalam. Armada yang bersangkutan sudah kami kembalikan ke poll untuk segera diganti,” kata Ade.

“Bahkan kami menemukan satu armada BRT yang sopirnya tidak membawa SIM. Alasanya kelupaan. Kami bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk melakukan tilang armada tersebut,” tambahnya.

Kegiatan sidak kali ini, lanjut Ade, menyasar tiga hal, yakni uji emisi kendaraan sesuai Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2006, kelengkapan surat-surat seperti SIM, STNK, Kartu Pengawas Trayek, Buku Uji KIR dan kualitas roda kendaraan.

Ade mengakui, evaluasi hingga akhir 2017, masih banyak keluhan mengenai BRT. Total ada sebanyak 653 keluhan dari masyarakat. Dari 653 keluhan tersebut, tiga posisi teratas didominasi keluhan tentang pelayanan sopir sebanyak 142 keluhan. Berikutnya keluhan tentang armada tidak merapat ke shelter sebanyak 129 keluhan.

“Keluhan ranking tiga adalah mengenai petugas tiket kami yang galak, judes dan lain-lain sebanyak 100 keluhan, 90 orang mengeluhkan tentang kondisi armada BRT, baik dari kualitas dinginnya AC, pintu hidrolis macet, emisi gas buang,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Utang Besar

Kalau diterjemahkan, nama perusahaan ini berarti 'sejahtera'. Di Singapura ia didaftarkan dengan nama Hin Leong Trading Ltd --bahasa daerah Hokkian, tempat lahir pendiri perusahaan...

Targetkan Akreditasi A pada 2019

SEMARANG – Universitas Muhammdiyah Semarang (Unimus) akan melakukan percepatan peningkatan kualitas pada 2019 mendatang. Salah satunya dengan menargetkan peningkatan akreditasi dan penambahan jumlah doktor. Rektor...

Warga Penjor Blokade Pembangunan Tol 

KENDAL - Terancam ditutup askes warga karena dampak pembangunan tol, puluhan warga Dukuh Penjor, Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu Kendal melakukan unjuk rasa. Selain itu,...

Jaga Kesehatan, Bantu Pendidikan di Pesantren

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Menjaga kesehatan diri dan lingkungan bagi santri pondok pesantren (ponpes) menjadi salah satu syarat keberlangsungan belajar mengajar. Hal ini, turut menjadi...

33 Ribu Hektare Terancam Gagal Tanam

KAJEN-Bendungan Sipon di Desa Mulyorejo, Kecamatan Kesesi, mengalami rusak parah. Akibatnya, sawah seluas 33 ribu hektare di-16 desa di Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, gagal...

Cekcok dengan Istri, Suami Gantung Diri

KEBUMEN—Cekcok antara suami dan istri di Kebumen, pada Rabu (8/11) kemarin berujung tragis. Si suami, MM, 52, warga RT 02/01 Desa Mirit Petikusan, Kecamatan...