33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Dua Siswa SMP Coret-Coret Mobil

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID — Dua siswa SMP di Tegalrejo tertangkap petugas patroli Polsek Tegalrejo saat melakukan aksi vandalisme. SM, 14, dan NK, 14, pada Minggu (31/12) sekitar pukul 23.00 WIB tepergok sedang mencoret-coret papan nama Kantor Urusan Agama (KUA) Tegalrejo dan mobil salah satu warga. “Anak tersebut kami amankan di Polsek Tegalrejo karena dengan tindakanya telah merugikan orang lain dan merusak keindahan lingkungan,” ujar Kapolsek Tegalrejo AKP Sutrisno.

Pada Selasa (2/1), mereka mendapatkan pembinaan dari petugas di Aula Polsek Tegalrejo. Pembinaan ini juga menghadirkan orangtua dan pihak sekolah yang bersangkutan. Tak lupa korban vandalisme juga hadir untuk melakukan mediasi. “Dengan dibina ini, (agar) jangan lagi mengulangi perbuatannya,” tambah Sutrisno.

Dalam mediasi tersebut, pemilik mobil yang dicoret-coret meminta ganti rugi sebagai ongkos bengkel dan pengecatan kembali sebesar Rp 600 ribu. Nilai ganti rugi ini disanggupi orang tua pelaku NK dengan menandatangi surat perjanjian di atas materi dan disaksikan petugas Polsek Tegalrejo.

Lebih lanjut Sutrisno meminta kepada masyarakat, khususnya remaja, agar jangan melakukan aksi coret-coret karena merugikan orang lain dan lingkungan. Apalagi jika vandalisme dilakukan di lingkungan cagar budaya, maka bisa dijerat dengan sanksi hukum.

“Melakukan aksi vandalisme di cagar budaya sebenarnya memiliki ancaman hukuman pidana tersendiri karena masuk dalam katagori meerusak, seperti yang tertulis dalam pasal 105 UU Nomor 11 tahun 2010.” Dalam pasal tersebut diatur, pelaku bisa dijerat pidana penjara minimal 1 tahun dan maksimal 15 tahun. Selain itu juga ada ancaman denda sedikitnya Rp 5 juta dan paling banyak Rp 5 miliar. (jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jasa Antar Wisata Morosari Dikeluhkan

DEMAK-Pengawalan atau pelayanan jasa antar para pengunjung wisata Pantai Morosari Sayung menjadi persoalan. Disinyalir, akhir-akhir ini dikeluhkan adanya biaya jasa pengantar wisata yang terlalu besar. Bahkan, kabar tidak sedap ini telah menyebar...

Turis Jerman Kepincut Tari Jawa

SEMARANG – Sekitar 40 turis dari Jerman seolah terhipnotis ketika menyaksikan suguhan sendratari Rama Shinta yang disuguhkan Sanggar Greget di Hotel Santika Semarang, kemarin....

Sehari Bisa Mengisi Suara 4 Tokoh Kartun

RADARSEMARANG.COM - Film kartun digemari siapa saja. Tidak hanya anak-anak, tapi juga orang dewasa. Andy Pratomo adalah salah satu sosok pengisi suara di sejumlah...

Arak Boneka Sosok Pendiri Desa

WONOSOBO - Dusun Giyanti desa Kadipaten merupakan sebuah tempat yang turut diyakini sebagai tempat lahirnya Wonosobo. Hal itu disebutkan dalam silsilah kelahiran Giyanti, yang...

HPP Rendah, Petani Tolak Diserap Bulog

BATANG - Rendahnya Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dibanding harga pasar membuat petani di Kabupaten Batang menolak beras hasil panennya diserap Badan Urusan Logistik (Bulog)....

Amazing Jawa Tengah

MAGELANG—Malam Anugerah Jawa Pos Radar Kedu-Radar Semarang 2017, Selasa (23/5) malam ini, digelar di Semanggi Ballroom, Hotel Artos and Convention Kota Magelang. Bertitel Amazing...