33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

200 Pedagang Belum Tertampung di Pasar Baru

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sebanyak 200 pedagang belum bisa tertampung di Pasar Baru Batang yang baru saja kelar direvitalisasi dengan anggaran miliaran rupiah. Sedangkan 2000 pedagang, mulai Kamis ini (4/1) sudah mulai beraktivitas kembali menjajakan daganganya.

“Hingga saat ini, masih ada 200 pedagang yang belum tertampung. Tapi kami akan mencarikan solusi bersama dengan Bupati Wihaji, agar mereka tertampung semua. Mereka ini, pedagang di sekeliling pasar dan pedagang bawaan pasar darurat,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM M Isnanto, saat memantau pedagang dalam persiapan pemindahan dagangannya, Rabu (3/1) emarin.

Menurutnya, secara umum pemindahan pedagang tidak ada permasalahan yang berarti. Walupun masih ada beberapa titik lokasi pasar yang masih bocor.

“Kami masih kesulitan membetulkan atap yang bocor, karena posisinya sangat tinggi. Harus ada ahli pemanjat khusus yang naik ke atap tersebut. Selain itu, harus menunggu hujan deras agar tahu titik lokasi bocornya,” ujarnya lagi.

Para pedagang di lantai atas sudah lebih dulu beraktifitas. Karena barang dagangannya sangat mudah dibawa, dibanding pedagang kelontong dan sejenisnya, yang butuh proses panjang untuk memperbaiki kios dan membawa barang daganganya.

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji yang turun langsung dalam persiapan pemindahan pedagang mengatakan bahwa sengaja datang langsung ke pasar untuk mengetahui berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan.

“Saya sengaja melihat langsung kesiapan pasar baru, agar dapat secepatnya mencari solusi. Karena besok (Kamis 4/1), perdagangan sudah resmi dibuka di Pasar Baru,” kata Bupati Wihaji.

Pihaknya juga sudah memperingatkan pedagang di Pasar Batang Sementara (PBS) di Jalan Dr Wahidin agar menghentikan transaksi. Terutama pedagang sayuran, buah-buahan dan pedagang dengan dagangan yang tidak besar dan mobile.

Selain itu, bupati akan terus meminta laporan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Karena, masih ditemukan adanya atap yang bocor dan pedagang baru/pedagang lama yang belum mendapatkan tempat.

Sementara itu, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari parkir, Bupati Wihaji berusaha mengurangi kebocoran parkir. Karena itu, pihaknya akan merumuskan pengelolaan parkir yang lebih profesional dengan model baru. “Pendapatan parkir saat ini belum bisa maksimal, baru sekitar Rp200 jutaan. Padahal berdasarkan kajian, pendapatan parkir bisa mencapai miliaran rupiah. Karena itu, perlu ada penanganan parkir yang preofesional. Makanya, kami akan membuat metode baru agar tidak ada kebocoran,” kata Wihaji. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Tujuh Tersangka Pencurian Dibekuk

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Aparat kepolisian Satreskrim Polres Demak berhasil menangkap 7 pelaku pencurian dengan pemberatan. Mereka adalah Mukhlisin, 24, Dwiki Anan, 17, Mohamad Solikin,...

Rekam Data E-KTP Sudah Bertambah 10 Ribu

UNGARAN–Pemkab Semarang melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Semarang hingga pertengahan Oktober, sudah melakukan rekam data E-KTP sebanyak 10 ribu orang. Setelah...

Bupati Instruksikan Pengamanan Khusus Saat Mudik

KAJEN–Untuk memastikan para pemudik Lebaran tahun 2017 ini, dalam kondisi aman, nyaman serta minim angka kecelakaan di Jalan Raya Pantura, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi,...

Jadwal PSIS Berubah Lagi

SEMARANG – PSIS baru sekali menjalani kiprahnya di Liga 2. Namun kemarin, PSIS mendapat kabar dari operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) bahwa...

Waspadai Jalur Rawan Longsor

SEMARANG – DPRD melakukan pemantauan terhadap progres pembangunan jalan di jalur mudik. Hasilnya, jalur selatan tepatnya ruas Cilacap - Wangon – Ajibarang - Purwokerto...

Bapemperda Sampaikan Penjelasan Tiga Raperda Inisiatif

Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Wonosobo sampaikan penjelasan tiga raperda inisiatif dalam Rapat Paripurna DPRD di Ruang Rapat Utama DPRD, Selasa (21/11). DALAM Rapat yang...