BAHAGIA :Tim SSB Tugu Muda U-9 berfoto bersamacoachGawang Setiawan usai menyabet juara pertama dalam ajang invitasi sepak bola usia dini U-9 se Jateng-DIY di Stadion Krida, Rembang. (Ist)
BAHAGIA :Tim SSB Tugu Muda U-9 berfoto bersamacoachGawang Setiawan usai menyabet juara pertama dalam ajang invitasi sepak bola usia dini U-9 se Jateng-DIY di Stadion Krida, Rembang. (Ist)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Tugu MudaU-9 akan jalani turnamen pertama di tahun 2018 pada Maret mendatang. Dalam turnamen ini tim asuhan coach Gawang Setiawan akan memperebutkan piala ketua umum PSSI.

Mempersiapkan timnya, Gawang akan menambah jumlah porsi latihan.Latihan tambahan, seperti renang, akan menjadi konsumsi Messi dan kawan-kawan sebelum menghadapi turnamen yang akan berlangsung di Cibubur, Jakarta nanti.

”Akan ada tambahan renang, tujuannya untuk relaksasi. Selain itu juga akan ada tambahan jam latihan. Kalau sebelumnya dalam seminggu latihan 4 kali, kita tambah jadi 5 kali,” ujar Gawang kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Cuaca kurang bersahabat tidak membuat coach Gawang kemudian merehatkan Messi dan kawan-kawan untuk latihan. Demi menjaga stamina anak asuhnya, jika hujan, dirinya mengganti latihan yang biasa digelar di lapangan Sidodadi dengan sepak bola dalam ruangan atau futsal. Hanya saja, ia tetap menggunakan bola sepak dalam latihan ini. ”Kebetulan ini kan musim hujan. Kalau SSB lain mungkin nggak latihan, kalau di sini tetap jalan latihannya,” jelasnya.

Dalam turnamen ini, SSB Tugu Muda U-9 diharapkan bisa memberikan yang terbaik. Berbekal sejumlah prestasi yang telah diukir sejak tim ini dibentuk sekitar 3 tahun lalu.”Terakhir juara pertama dalam ajang invitasisepak bola usia dini U-9 se Jateng-DIY di stadion Krida, Rembang. Selama ini kurang lebih sudah 7 prestasi yang sudah dicapai tim ini,” kata Gawang.

Prestasi ini diharapkan Gawang bisa memberikan suntikan motivasi kepada timnya untuk dapat menjalani turnamen nanti. Dirinya menargetkan tim ini dapat kembali menyabet juara, tidak hanya pada tingkat lokal, namun juga ke level yang lebih tinggi. ”Ke depannya  bisa mencetak pemain yang bagus tingkat nasional dari Semarang,” harapnya. (sga)