Tak Punya Uang Cabuli Balita

719

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Teguh Dwi Nuari, 24, warga Blora, yang bekerja di proyek pembanguan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2 x1.000 MW, terpaksa diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Batang. Teguh diduga mencabuli balita berumur 4 tahun, di kosnya di Desa Ujungnegoro Kecamatan Kandeman Batang.

Teguh sempat diamuk massa yang geram dengan kelakuannya. Namun akhirnya diamankan oleh anggota Polsek Tulis dan dibawa ke Mapolres Batang, Senin malam (1/1) kemarin.

Kasatreskrim Polres Batang, AKP Eko Marudin membenarkan kejadian tersebut. “Tersangka sudah kami tahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya. Selain mengamankan tersangka, kami juga mengamankan barang bukti lainnya, berupa pakaian korban,” kata Kasatreskirm, Selasa (2/1) kemarin.

Dikatakan Kasatreskrim, tertangkapnya pelaku berawal dari korban yang lapor ibunya, bahwa alat vitalnya sakit. Saat ditanya kenapa, dengan polos mengaku dicabuli oleh pelaku.

Mendengar hal tersebut, ibu korban langsung datang ke rumah kos pelaku. Awalnya pelaku mengelak, namun akhirnya terjadi perdebatan hingga mengundang tetangga lain ke kos pelaku. Akhirnya pelaku mengaku. Warga yang geram langsung menghajar pelaku.

Saat tersangka dimintai keterangan, mengaku nekat mencabuli korban, karena tidak punya uang untuk merayakan tahun baru. “Saya stres tahun baru tidak punya uang, belum gajian. Biasanya kalau ingin, saya jajan. Tapi karena tak punya uang, terpaksa melakukan perbuatan itu,” ucapnya.

Modus yang dia lakukan, semula makan di sebuah warung. Saat korban datang ke warung, langsung diiming-imingi uang Rp 1 ribu. Kemudian korban dibawa ke kamar kos pelaku dan terjadilah perbuatan tersebut. (han/ida)