Sifa, Penumpang Odong-Odong Meninggal

Warga Galang Dana Bantu Korban Kecelakaan

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Tabrakan antara mobil Elf dengan odong-odong, akhirnya menelan korban jiwa. Ahmad Choirus Sifa, 5, anak pasangan suami istri Abdul Khoir dan Maspiah, warga RT 2 RW 5, Desa Weding, Kecamatan Bonang Senin malam (1/1) kemarin, meninggal dunia. Setelah dirujuk dari RSUD Sunan Kalijaga ke RSUP dr Kariadi Semarang.

Korban dalam kecelakaan tersebut, sebelumnya mengalami pendarahan hebat di kepala bagian belakang. Sifa sebelumnya diajak ibunya, Maspiah bersama kakaknya, Sahrul Yaqin, 8, ikut rombongan wisata ke Taman Ria, Kota Demak dengan naik odong-odong bersama ibu-ibu lainnya. Maspiah dan dua anaknya, termasuk Sifa juga dirawat di RSUD. Namun, karena luka berat, Sifa kemudian dirujuk ke Semarang.

Ahmad Choirus Sifa (Inzet)
Ahmad Choirus Sifa (Inzet)

Humas RSUD Sunan Kalijaga Demak, Kusmanto mengatakan, korban telah dirujuk ke RS dr Kariadi Semarang dan meninggal di rumah sakit tersebut. “Dalam pemeriksaan sebelumnya, Sifa mengalami cidera kepala berat,” ujarnya, kemarin.

Hingga kemarin, kata dia, masih ada 11 orang korban luka-luka yang dirawat di IGD RSUD Sunan Kalijaga. Mereka menjalani perawatan intensif untuk upaya pemulihan luka-luka dan patah tulang akibat kecelakaan tersebut.

Salah satu korban yang masih dirawat adalah Suwarmo, 50, sopir odong-odong, warga Desa Bango, Kecamatan Demak Kota. Sementara itu, setelah diketahui meninggal, kemarin pagi jasad Ahmad Choirus Sifa dikebumikan di pemakaman Desa Weding. Ratusan warga mengantarkan kepergian korban kecelakaan tersebut.

Kerabat korban, Sihabudin mengungkapkan, keponakannya tersebut meninggal dalam perjalanan ke RSUP dr Kariadi, Semarang. “Meninggal dalam perjalanan,” katanya.

Sifa, kata dia, mengalami pendarahan di kepala karena akibat benturan keras saat kecelakaan. Saat kejadian, Sifa dipangku ibunya (Maspiah) di kursi bagian depan. Akibatnya, luka Sifa tergolong parah setelah gerbong kereta depan ditabrak mobil Isuzu Elf yang dikemudikan, Muhamad Abdul Latif, 24, warga RT 2 RW 1, Desa Jatirogo, Kecamatan Bonang.

“Kami minta ada yang bertanggung jawab soal kecelakaan ini. Terutama sopir mobil Elf dan pengendara sepeda motor yang menjadi penyebab kecelakaan,” katanya kepada wartawan, kemarin.

Tokoh pemuda Desa Weding, Irul, menambahkan, untuk meringankan beban warga korban kecelakaan, kemarin, sejumlah pemuda desa menggelar aksi Pray for Weding. Mereka menggalang dana untuk membantu korban tabrakan yang hingga kini masih dirawat di rumah sakit. “Bagi yang punya rezeki berlebih monggo ikut disumbangkan kepada korban odong-odong. Dana bisa ditransfer ke rekening Bank Mandiri 135-00-1572695-1 atas nama Khoirul Huda, Desa Weding, Kecamatan Bonang, Demak,” katanya.

Penggalangan dana dilakukan dari rumah ke rumah. Seperti diketahui, mayoritas korban odong-odong adalah ibu-ibu dan anak-anak dari RT 2 RW 5, Desa Weding.

Terpisah, Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo melalui Kasatlantas AKP Chris J Lolowang mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penertiban terhadap odong-odong atau kendaraan yang dimodifikasi untuk penumpang layaknya mobil. Menurutnya, penertiban diperlukan agar peristiwa lakalantas tersebut tidak terulang lagi di kemudian hari. “Iya, nanti akan kami tertibkan,” kata Kasatlantas, kemarin. (hib/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Bupati Apresiasi Pengelolaan BPDAPM  

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Selain lembaga keuangan umum yang banyak memberikan layanan kepada masyarakat, ternyata ada sejenis lembaga lain, yaitu lembaga keuangan Badan Pengelolaan Dana Amanah...

Dorong Maksimalkan Penyerapan Anggaran

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) mendorong pemerintah kabupaten/kota memaksimalkan penyerapan anggaran, sebagai salah satu upaya menurunkan angka kemiskinan. Pasalnya, angka kemiskinan di Jateng masih...

Targetkan 1.000 Wirausaha Baru

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Bupati Batang, Wihaji menargetkan ada 1.000 wirausaha baru di wilayahnya. Dengan begitu, taraf hidup masyarakat akan meningkat. "Sesuai dengan visi misi saya,...

Syukuran Arab Hays

Saya dapat kiriman buka puasa. Dari Rochman Budiyanto. Wartawan intelektual. Humoris. Satiris. Kirimannya berupa hadits. Via WA. Sohih Bukhori Muslim. Intinya: harusnya saya memang begitu....

More Articles Like This

- Advertisement -