Ribuan Pendaki ke Gunung Slamet

741
PADAT : Pendaki memadati Gunung Slamet untuk menyambut malam pergantian tahun. (AMARULLAH NURCAHYO/RADAR BANYUMAS)
PADAT : Pendaki memadati Gunung Slamet untuk menyambut malam pergantian tahun. (AMARULLAH NURCAHYO/RADAR BANYUMAS)

RADARSEMARANG.COM, PURBALINGGA – Gunung Slamet masih menjadi salah satu tujuan pendaki yang ingin merayakan malam tahun baru 2018. Jumlah pendaki yang naik melalui Bambangan, Kutabawa, Purbalingga mencapai lebih dari 2.000 orang. Kebanyakan dari luar kota, seperti Bogor, Jakarta, Semarang dan wilayah Jawa Barat. Ditambah dari wilayah Eks Karesidenan Banyumas.

Koordinator Pos Pendakian Gunung Slamet Jalur Bambangan, Slamet Ardianzah mengatakan, kondisi ini berbeda dari tahun lalu yang tak sampai 2.000 pendaki. “Akhir tahun menjadi salah satu momen paling ramai pendakian selain Agustus. Kewaspadaan juga harus ditingkatkan karena faktor kondisi cuaca yang tidak menentu,” katanya.

Pendaki yang naik ke Gunung Slamet beragam. Ada yang berusia belasan tahun hingga paro baya. Mereka dalam satu rombongan dengan paling sedikit 4 orang.

Yudha, 17, pendaki asal Bogor mengaku, mendaki Gunung Slamet di Tahun Baru sudah direncanakan sejak lama. Namun baru kali ini tercapai. “Lumayan ada tantangan. Kami harus mendirikan tenda di pos V vegetasi, sebelum akhirnya sampai di puncak,” tuturnya.

Pendaki asal Jakarta, Johan, 20, mengaku membawa rombongannya untuk merayakan malam pergantian tahun sebagai pengenalan alam. Selain itu untuk mencari suasana lain dan tidak dijumpai di manapun. (amr/sus/jpg/ton)