Sabrudin Hulu (Istimewa)
Sabrudin Hulu (Istimewa)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Karut marut input data dalam pengumuman perekrutan pegawai Non Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, membuat  tim Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah turun tangan. Selasa (2/1) siang, Plt Ombudsman Perwakilan Jawa Tengah, Sabarudin Hulu, mendatangi Kantor Disdik Kota Semarang guna meminta klarifikasi Kepala Disdik, Bunyamin.

Sabarudin Hulu menjelaskan, kedatangan tim Ombudsman untuk melakukan klarifikasi guna mengetahui apakah terjadi maladministrasi dalam penginputan data. Apalagi sebelumnya dilakukan ralat pengumuman lantaran ada ketidaksesuaian data antara nama dan nomor peserta.

“Sebelumnya sudah ada pemeriksaan ulang dan ditemukan nomor dan nama yang berbeda, sehingga dilakukan perbaikan berupa penyesuaian nama dan nomor. Pengumuman lulus berdasarkan nama, sementara ralat dilakukan pembetulan nomor perserta,”katanya kemarin.

Sabarudin menambahkan, jika Ombudsman RI Perwakilan Jateng  meminta Dinas Pendidikan untuk membuka akses pengaduan terkait terjadinya ralat pengumuman seleksi pegawai Non ASN. “Kami sarankan ada posko atau akses pengaduan, dinas pun menyanggupinya. Pengaduan masyarakat akan diterima oleh perwakilan dari Disdik,” jelasnya.

Dari pertemuan kemarin, lanjut dia, ralat pengumuman yang dilakukan tidak mempengaruhi perubahan nama peserta hanya penyesuaian nomor peserta dengan nama sebagaimana diumumkan pertama kali. “Pengumuman yang benar adalah pengumuman yang sudah diralat nomor 800/8373,”tambahnya.

Ia menjelaskan, masih akan melakukan monitoring dan menelaah hasil permintaan klarifikasi kemarin. Selain itu, Ombudsman juga meminta kepada peserta atau masyarakat yang merasa keberatan, bahkan menemukan terjadinya dugaan maladministrasi dalam proses seleksi hingga pengumuman seleksi pegawai Non ASN di lingkungan Disdik Kota Semarang, untuk segera melapor.