CEK PEMBANGUNAN : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama warga Desa Dukuh Sabrang melihat langsung proses pembangunan jembatan Desa Simego, Petungkriyono, Selasa (2/1) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK PEMBANGUNAN : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama warga Desa Dukuh Sabrang melihat langsung proses pembangunan jembatan Desa Simego, Petungkriyono, Selasa (2/1) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sebentar lagi, warga Desa Simego Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan tak perlu menempuh jalur memutar melalui Kecamatan Paninggaran, untuk bisa ke Banjarnegara. Untuk bisa menjual panen sayuran dan lain sebagainya. Pasalnya,

Pemkab Pekalongan sedang dalam proses membangun Jembatan Simego, Kecamatan Petungkriyono yang akan memudahkan akses warga Kecamatan Petungkriyono ke Kecamatan Banjarnegara.

Sukirman, mantan kepala Desa Simego mengungkapkan bahwa dengan adanya Jembatan Simego yang permanen dengan lebar 10 meter, aksesibilitas warga semakin mudah. Jembatan tersebut tak hanya bisa dilalui kendaraan roda empat, bahkan truk juga bisa melalui jembatan tersebut.

“Selama ini, warga Simego yang hendak bepergian ke Kecamatan Banjarnegara hanya bisa melalui jembatan kecil yang terbuat dari material batu bata. Hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua atau sepeda. Kalau naik mobil, harus memutar cukup jauh,” tuturnya.

Untuk memastikan pembangunan jembatan tersebut, Bupati Pekalongan, Selasa (2/1) kemarin, mendatangi Desa Simego, Kecamatan Petungkriyono. “Jembatan ini, untuk menghapus kesenjangan pembangunan infrastruktur antara daerah pegunungan dan perkotaan. Serta menepis anggapan bahwa daerah terpencil di perbatasan antar kabupaten, sulit dikunjungi,” katanya. (thd/ida)