33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Gelar Event di Low Season

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng bakal menggelar event pariwisata baru pada Februari-Maret mendatang. Rangkaian acara bertajuk ‘Jateng Waow’ ini sengaja digelar untuk mendongkrak kunjungan wisata di masa low season yang biasanya terjadi di triwulan pertama.

Kabid Pemasaran Pariwisata Disporapar Jateng, Alamsyah menjelaskan, Jateng Waow bakal diwarnai aneka gelaran spektakuler. Seperti diskon besar-besaran untuk produk kuliner, kerajinan, hingga tiket masuk objek wisata. Ada juga seribu kamar hotel gratis dan festival balon udara. “Ini sedang digodok. Rencananya akan di launching akhir Januari besok,” terangnya, Selasa (2/1).

Ada juga event nasional yang kemungkinan digelar selama tiga hari. Yakni lomba drumband tingkat nasional. Mulai tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi. “Nanti tempat lombanya akan disebar. Misalnya tingkat TK-SD di kabupaten/kota A, SMP di kabupaten/kota B, dan seterusnya. Yang jelas, tingkat perguruan tinggi di Kota Semarang. Final semua tingkat juga di Semarang,” imbuhnya.

Diharapkan, Jateng Waow mampu merangsang pelancong untuk berkunjung ke Jateng. Sebab, setiap tahun, periode Januari-Maret, gairah wisata di Jateng tergolong sepi. “Tidak hanya objek wisata saja. Okupansi kamar hotel juga rendah. Jadi Jateng Waow ini digelar agar Jateng tidak sepi,” terangnya.

Meski begitu, upaya menggaet wisatawan ini bukan semata untuk mengejar target kunjungan wisatawan. Sebab, sejak 2016 silam, realisasi kunjungan, baik wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) sudah melebihi target. Pada 2017 lalu, kunjungan wisnus tembus sekitar 36 juta orang dari target 32 juta orang. Sementara wisman, terhitung ada 600 ribu orang, jauh di atas target yang hanya 500 ribu orang. “Kalau target 2018 ini, sesuai RPJMD saja. Kami tetap optimistis bisa melampaui target lagi,” tuturnya.

Dijelaskan, pelancong asal Malaysia, Singapura, dan Tiongkok masih menduduki peringat tertinggi wisman yang masuk ke Jateng. “Tapi berdasarkan aktivitas wisman di Jateng, wisman dari Belanda yang paling banyak. Mungkin, yang dari Malaysia, Singapura, dan Tiongkok hanya masuk dan tidak long stay di sini,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tanggul Jebol, 800 Rumah Terendam

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Hujan deras yang turun selama dua hari, serta naiknya air pasang laut yang ada di pesisir pantai Wonokerto mengakibatkan sungai Sengkarang...

Sempat Dicibir, Aktivitas Peduli Sesama Jalan Terus

Menebar virus kebaikan menjadi visi yang selalu didengungkan oleh setiap anggota Komunitas Omah Harapan Demak (KOHD). Dengan semangat itu pula, komunitas yang berbasis medsos...

Lecehkan Polisi, Pelajar Diciduk

KEBUMEN–Pras, 16, seorang pelajar kelas dua salah satu SMK di Karanganyar Kebumen, terpaksa berurusan dengan pihak berwajib. Ia diduga melecehkan polisi di status Facebook-nya....

Tri Handayanto Jadi Korban Pelampiasan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Taufik Al Hakim, terdakwa kasus penganiayaan hingga menyebabkan warga Pekunden, Semarang Tri Handayanto meninggal dunia diancam pasal berlapis di Pengadilan Negeri...

Bianda Khaerana Komala, Mahasiswi Muda Jago Rias Wajah

Di usia yang masih terbilang muda, 19 tahun, Bianda Khaerana Komala, mahasiswi Undip Semarang semester enam ini sudah jago dalam berbisnis make up. Seperti...

Mahasiswa Humas Undip Gelar Gerakan Genuk Sehat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Mahasiswa D3 Hubungan Masyarakat (Humas) Universitas Diponegoro (Undip) menggelar “Gerakan Genuk Sehat” di Kelurahan  Genuksari, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Kampanye kesehatan dan lingkungan...