33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Selama 2017, Raup Denda Rp 2,58 M

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID — Sebanyak 75 persen kasus kriminal yang dilaporkan oleh masyarakat selama 2017 berhasil diungkap oleh Polres Magelang. Klaim tersebut disampaikan oleh Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, saat jumpa wartawan, pada Sabtu (30/12/2017) lalu. Hari membeber, selama 2017, terdapat 372 kasus yang terjadi di wilayah Kabupaten Magelang. Dari jumlah tersebut, Polres berhasil mengungkap 279 kasus.

“Yang berhasil kita ungkap sebanyak 279 kasus. Kurang lebih 75 persen dari kasus yang terjadi. Tertinggi adalah kasus curat, curas, dan curanmor.” Bagaimana dengan kasus narkoba selama kurun waktu 2016 – 2017? Polres Magelang mampu mengungkap 25 kasus. Dari 25 kasus narkoba, sebanyak 29 tersangka berhasil diamankan.

Barang bukti yang berhasil diamankan, antara lain, 41,93 gram ganja, 42,72 gram sabu, 225 butir pil alprazolam, 290 butir pil merzolam, 7 butir pil esilgan, dan 87 butir pil alganax. Yang menarik, penindakan pelanggaran terhadap penggunaan knalpot bising mencapai 1.355 tilang. Sedangkan peredaran miras, Polres berhasil mengamankan 1.459 botol miras. “Dari 1459 botol, sebagian telah kita musnahkan sekitar 1.279 botol. Sementara 180 botol masih dalam proses penindakan Operasi Lilin Candi.”

Terkait kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran lalu lintas, total yang tercatat 775 kasus. Korban tewas 178 jiwa, luka berat (4) dan luka ringan 904 orang. “Kerugian materialnya Rp 463,6 juta. Untuk jumlah tilang, 46.477, teguran 46.567, dengan total denda Rp 2,58 miliar.”

Sementara itu, dari Kebumen dilaporkan, saat malam pergantian tahun, petugas Rutan Kebumen melakukan razia mendadak. Sasarannya, sejumlah kamar warga binaan. Hasilnya, petugas mengamankan sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di kamar rutan. Di antaranya, korek api gas, gelas kaca, paku, hingga silet. Razia yang dimulai pukul 20.00, dipimpin Kepala Rutan Soetopo. Karena dadakan, petugas maupun warga binaan, tampak kaget. Kendati demikian, razia tetap berjalan tertib dan lancar.

Soetopo mengklaim, razia serupa rutin dilakukan. Tujuannya, mencegah masuknya barang yang dilarang dibawa warga binaan dan alasan keamanan. Terkait razia, sebagai bentuk kewaspadaan, mengingat letak rutan dekat dengan Alun-Alun dan kondisinya sangat ramai. “Ini untuk mengantisipasi keamanan dari dalam maupun luar.”

Dikatakan, saat ini jumlah warga binaan di Rutan Kebumen sebanyak 188 orang dari kapasitas 113 orang. Soetopo kembali mengklaim, selama operasi pada 2017, pihaknya tidak pernah menemukan benda-benda mencolok. Selain razia rutin, pendekatan humanis, religius, dan kekeluargaan kepada warga binaan, menjadi kunci keamanan rutan. “Pendekatan humanis dan kekeluargaan membuat warga binaan dapat dikontrol dengan baik.” (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dirugikan PLN, Dapat Kompensasi

SEMARANG – Masyarakat dan kalangan industri bakal mendapatkan sejumlah kompensasi jika ada gangguan dalam pelayanan listrik yang diberikan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kompensasi...

Berjalan Lancar

Meski terkendala faktor cuaca, proyek pembangunan Pasar Johar Baru terus dikerjakan. Pemkot Semarang menargetkan pasar bisa selesai di awal tahun 2020 dari rencana semula.

Pemkab Kewalahan Atasi Enceng Gondok

UNGARAN – Pemkab Semarang kewalahan mengatasi enceng gondok yang menutup permukaan Rawa Pening hingga ratusan hektare. Bupati Mundjirin berharap pemerharap bantuan dari pemerintah pusat...

Perangkat Daerah Wajib Tertib Administrasi

DEMAK-Para kepala dinas maupun kepala bagian (kabag) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak, diwajibkan tertib administrasi dalam menjalankan tugasnya. Ini diperlukan untuk menghindari kasus...

Sebagian Pedagang Pilih Berjualan di Luar

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Pedagang pasar Blauran baru mengeluhkan sepinya pembeli di tempat yang baru diresmikan pemkot 15 Februari lalu itu. Keluhan pedagang semakin menjadi...

No Flare No Problem

KEHADIRAN suporter sebagai pemain ke-12 tim PSIS Semarang memang sangat dibutuhkan di stadion. PSIS punya dua kelompok suporter setia yang selalu memberikan dukungan saat...