33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Pemain ABS Juara Tunggal Pemula dan Remaja Putra

Djarum Foundation Kejurkab Pbsi Cup Xvi Wonosobo

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Pemain dari klub Perkumpulan Bulu tangkis (PB) ABS Wonosobo, Argo, yang tampil di kelompok usia tunggal pemula putra (usia 14 tahun) dan Firo yang turun di tunggal remaja putra (usia 16 tahun), meraih juara pertama Djarum Foundation Kejurkab PBSI Cup XVI Wonosobo. Pada hari terakhir kejuaraan yang berlangsung Sabtu (30/12) petang, di Gedung Serba Guna (GSG) Tobong, Kertek, Jalan Parakan Km 01 Wonosobo, kedua pemain unggulan tersebut meraih kemenangan dengan dua set langsung.

Argo yang bermain sebagai unggulan dua, di partai final mengalahkan unggulan satu Zaki (PB BST). Saat gim pertama, Argo memberi kejutan dengan memenangi laga 21-9. Serangan smash-smash tajamnya tak mampu diantisipasi Zaki. Berlanjut gim kedua, Zaki berusaha bangkit, memberi perlawanan dengan gantian melancarkan smash terarah. Kondisi ini mampu merepotkan Argo, sehingga angka keduanya pun berkejaran hingga imbang 20-20. Argo yang tampak bermain lebih lepas akhirnya mampu unggul 22-20, setelah dua kali pukulannya tak mampu dikembalikan Zaki.

Menempati unggulan satu, Firo mampu membuktikan kemampuannya lebih baik dibandingkan unggulan dua Risnanda, sesama pemain ABS, saat keduanya berjumpa di babak puncak. Gim pertama Firo memenangi laga dengan skor 21-17. Memasuki gim kedua, pemain yang sama-sama bermain tanpa beban ini saling menyusul perolehan angka. Laga all final ABS itupun akhirnya dimenangkan Firo dengan angka ketat 21-19.

Selain dua pemain terebut, PB ABS sebenarnya menambah satu juara di tunggal remaja putra. Karena, satu pemain lainnya, Arjun, memenangi laga perebutan juara ketiga melawan Dicky (PB Indoraya), setelah bermain rubber set 17-21, 28-26, 22-20. Namun pada kejuaraan tingkat kabupaten kali ini, Arjun turun mengatasnamakan sekolahnya, yakni SMP Negeri 1 Mojotengah.

Pimpinan Pelatih PB ABS, Dwi Kadya Agus Haryana bersyukur atas pencapaian atlet remaja putra tersebut. Hasil ini sesuai dengan proyeksi sejak awal. “Selain kelas pemula dan remaja putra, PB ABS juga juara (pertama) di tunggal dini putri, dari pemain Renata yang menempati unggulan satu,” jelasnya.

Agus Haryana menambahkan, pada kejurkan kali ini membidik juara beberapa kelompok yang ditempati seeded unggulan dari klubnya. Antara lain tiga kelompok tersebut. “Kalau unggulan satu diharapkan bisa final. Kalau nonunggulan, kita coba lihat peluangnya. Tapi semuanya kita tekankan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ungkapnya. (fiq/adv/ton)

ANTARSEKOLAH-Final ganda dewasa putra. Banyak peserta kejuaraan yang tampil di kelompok dewasa tersebut dari sekolah, antara lain MAN 1 Wonosobo.
ANTARSEKOLAH-Final ganda dewasa putra. Banyak peserta kejuaraan yang tampil di kelompok dewasa tersebut dari sekolah, antara lain MAN 1 Wonosobo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Wabup Tidak Lagi di PKB

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Wakil Bupati Magelang HM Zaenal Arifin telah dianggap mundur dari keanggotaan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sebab, HM Zaenal Arifin telah menyatakan...

Teknik P-6 Hidrokarbon Tingkatkan Berpikir Kritis dan Kreatif

RADARSEMARANG.COM - KOMPETENSI hidrokarbon dalam materi Minyak Bumi dan Dampak Pembakaran Produk Minyak Bumi pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Batang masih di...

RSUD Ungaran Dinilai Asal-Asalan

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Kalangan DPRD Kabupaten Semarang mengkritik hasil pembangunan RSUD Ungaran tahap I. Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Semarang M Basari mengatakan,...

IP Turun, Bidikmisi Dicabut

WONOSOBO - Rektor Universitas Tidar (Untidar) Magelang Prof Cahyo Yusuf bersama jajaran melakukan monitoring dan evaluasi (monev) program Bidikmisi ke rumah salah satu penerima...

PK Dibunuh dan Dicor di Kamar Mandi

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Polres Kendal berhasil mengungkap pembunuhan sadis yang dialami Pemandu Karaoke (PK). Adalah Fitri Anggraeni, 25, warga Tanggul Angin, Desa Margosari, Kecamatan Limbangan. Korban...

SKTM Wajib Diverifikasi

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pihak kelurahan diminta tidak sembarangan mengeluarkan surat keterangan tidak mampu (SKTM), terutama yang akan digunakan untuk mendaftarkan sekolah. Pihak sekolah membentuk...