31 C
Semarang
Kamis, 3 Desember 2020

Pakai Gas Melon, Resto Ditindak

Menarik

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO — Resto-resto menengah ke atas yang masih menggunakan gas melon alias elpiji bersubsidi 3 kilogram, bakal ditindak tegas oleh polisi. Hal serupa juga dilakukan pada pemilik usaha lainnya. Mereka tidak berhak menggunakan elpiji 3 kg, karena elpiji yang dimaksud, hanya diperuntukkan bagi warga miskin.

Penindakan menyusul perintah lisan Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono tentang penggunaan elpiji 3 kg yang tidak tepat sasaran.

Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Kholid Mawardi, Minggu (31/12/2017) sore, melakukan sidak. “Kami terpaksa melakukan sidak, dengan menyisir beberapa tempat usaha menengah ke atas,” kata Kholid.

Hasil pengecekan di beberapa tempat usaha, terungkap, dua resto di Jalan Tentara Pelajar dan usaha peternakan ayam di Desa Kalimiru, Kecamatan Bayan, menggunakan epliji 3 kg. “Ini kan pelanggaran, seharusnya mereka sudah tidak menggunakan elpiji bersubsidi,” kata Kholid.

Pihaknya mengimbau dan mengingatkan oknum-oknum yang masih menggunakan gas 3 kg untuk beralih ke gas nonsubsidi. Hal itu dilakukan agar ketersediaan elpiji 3 kg terjaga di pasaran dan peruntukannya tepat sasaran. “Gas bersubsidi hanya untuk masyarakat miskin serta para pelaku usaha kecil.”

AKP Kholid berjanji, pihaknya akan terus menyisir tempat-tempat usaha yang terindikasi masih menggunakan gas bersubsidi. “Kami juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka paham.”

Terpisah, Tim Satgas Pangan Polres Temanggung juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penggunaan gas elpiji 3 kilogram pada seluruh warung makan yang tersebar di wilayah Kabupaten Temanggung. Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo melalui Kasat Reskrim AKP Dwi Haryadi mengatakan, sidak ini dilakukan untuk memastikan bahwa penggunaan gas tiga kilogram tepat sasaran dan untuk mengetahui stok gas elpiji selama liburan Natal dan Tahun Baru. Selain itu, sebagai upaya antisipasi terjadinya penimbunan dan pengoplosan gas elpiji.

“Bagi yang kedapatan memakai gas ukuran tiga kilogram, kami berikan pembinaan yang selanjutnya diarahkan untuk beralih memakai gas nonsubsidi serta dibuatkan surat pernyataan agar tidak lagi menggunakan gas subsidi,” terang Dwi di sela-sela pemantauan warung makan, di wilayah Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Minggu (31/12).

Dwi mengungkapkan, meski saat ini belum menemukan adanya penimbunan dan pengoplosan, namun pihaknya terus bekerja keras melakukan pengecekan dan penyelidikan di lapangan. Selain antisipasi kelangkaan gas elpiji, Satgas Pangan juga akan melakukan sidak ke pasar-pasar, agar momentum libur panjang akhir tahun ini tidak dimanfaatkan oleh oknum penjual dengan menaikkan harga kebutuhan pokok. “Berdasarkan pantauan, harga kebutuhan pokok juga relatif stabil,” jelasnya. (jpg/isk)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...