RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Dua anak ditemukan tewas tenggelam di Pantai Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Senin (1/1) kemarin. Mereka adalah M Safi’i, 7, dan Miftakhil Ikhsan, 9. Keduanya merupakan warga Desa Pucung, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

Kejadian bermula ketika M Safi’I dan Ikhsan datang ke Pantai Wonokerto dengan mengendarai sepeda bersama tiga kawannya, yakni Rifki,12, Samsul Huda,9, dan Alifani, 9. Mereka berlima langsung bermain air dan berenang di tepi Pantai Wonokerto.

Rifki mengungkapkan bahwa mereka datang berlima ke Pantai Wonokerto, dari rumah dengan mengenderai sepeda. Namun dirinya tidak tau kalau Safi’i dan Ikhsan, ternyata tidak bisa berenang.

Menurutnya saat berlima main di pantai, Safi’i dan Ikhsan sering bermain air agak ke tengah, dan sering diingatkan oleh teman dan para pengunjung yang lain. Maka ketika ada ombak besar, keduanya langsung terseret ke tengah.

“Saya sudah mengingatkan Safi’i dan Ikhsan agar tidak berenang ke tengah laut, namun mereka bermain hingga ke tengah, dan saya sempat melihat dan berteriak minta tolong, namun mereka terlanjur terseret ombak,” ungkap Rifki.

Tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, yang berada di lokasi langsung melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet. Setelah tiga jam pencarian petugas menemukan jasad Safi’i dan Ikhsan.

Sementara itu, Kabag Humas Polres Pekalongan, AKP M Dahyar, menjelaskan setelah ditemukan, keduanya langsung dibawa ke RSUD Kraton dan dinyatakan meninggal.

M Dahyar sangat menyesalkan tidak adanya pengamanan atau pengelolaan wisata Pantai Wonokerto yang ramai dikunjungi. Sehingga dalam peristiwa ini tidak ada yang bertanggungjawab.

“Kedua orang tua korban sudah mengambil putranya di RSUD Kraton,” kata AKP M Dahyar. (thd/zal)