Menjadi Guru Bahasa Jawa Zaman Now

1190
Oleh: Romdonah SPd MPd
Oleh: Romdonah SPd MPd

RADARSEMARANG.COM – SISWA yang lahir pada masa kini (zaman now) merupakan generasi yang sangat melek dengan teknologi. Mereka hidup pada abad yang penuh gejolak dan perubahan dalam bidang perkembangan Teknologi Informasi (TI).  Kehidupannya serba digital yang dominan di jarinya. Dalam satu sentuhan klik di layar gawai (gadget), mereka mampu mendapatkan berbagai ragam informasi. Kehidupan yang benar-benar praktis bagi generasi milenium.

Lalu bagaimana dengan guru-guru mereka, terutama guru bahasa Jawa di sekolahnya? Para guru yang lahir jauh sebelum generasi melinium sering mengalami kegagapan dalam menerima keadaan dan kemajuan Teknologi Informasi.  Sering terjadi, guru hanya terpaku pada buku pelajaran, bahkan mengharuskan siswa untuk menghafalkan isinya. Tentu saja hal ini akan menjadi beban bagi para siswa yang lebih senang menggunakan media internet. Tidak dapat dipungkiri, melalui media internet  semua informasi akan didapatkannya secara cepat meskipun perlu dicermati kebenarannya.

Namun demikian, penggunaaan media internet saat ini dianggap efektif karena semua info yang diinginkan sudah tersedia dalam satu wadah yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab kesenjangan siswa dan guru dalam pembelajaran khususnya dalam hal penguasaan IT.

Sebenarnya ada sisi positif yang dapat diambil. Guru semakin dipermudah karena tidak perlu lagi mencari sumber pembelajaran yang menyulitkan siswa. Namun demikian, bimbingan guru sangat diperlukan. Bagaimanapun juga kehadiran seorang guru mutlak diperlukan secanggih apapun media yang digunakan siswa. Oleh karena itu, agar dapat mendampingi dan membimbing siswa, maka  guru harus  melek IT seperti siswanya.

Jangan pernah menyerah dan terhalang usia. Guru harus senantiasa berupaya meningkatkan kompetensinya. Jika demikian, guru akan cerdas menyiasati pelaksanaan pembelajaran tersebut di kelas, dengan menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.  Sebab, suasana pembelajaran yang menyenangkan akan mempermudah siswa dalam menerima dan memahami materi pembelajaran dengan lebih baik dan maksimal. Akhirnya, tujuan pembelajaran yang telah dirumuskann di dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dapat tercapai.

Mata pelajaran bahasa Jawa di Jawa Tengah, merupakan pelajaran muatan lokal wajib yang harus dilaksanakan di semua jenjang sekolah. Akan tetapi kehadiran bahasa Jawa ini di mata siswa sering kurang diminati. Hal ini dikarenakan adanya opini bahwa belajar bahasa, sastra, dan budaya Jawa identik dengan kemunduran. Untuk mengatasi hal tersebut guru Bahasa Jawa dituntut agar mampu menunjukkan action yang dapat mengikis opini tersebut. Lalu apa yang harus dilakukan oleh guru bahasa Jawa? Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk hal tersebut antara lain:

Pertama, guru bahasa Jawa harus melek IT. Hal ini dikandung maksud agar guru bahasa Jawa mampu menciptakan pembelajaran bahasa Jawa yang memilki fungsi adaptif dan fleksibel. Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan pendidikan masa kini seiring dengan kemajuan bidang sains dan teknologi. Pada  era globalisasi ini, penggunaan Teknologi Informasi dalam bidang pendidikan memberi implikasi baru yang lebih efektif dalam proses pembelajaran.