33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Benahi Transportasi Umum Membangun Peradaban

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – DATA Korlantas Polri 2016, angka kecelakaan lalu lintas sebesar 71,3 persen melibatkan sepeda motor. Terbesar korbannya usia produktif (16-50 tahun) 78,3 persen. Kemudian profesi publik sebagai pelajar/mahasiswa 19,1 persen, ibu rumah tangga 16,9 persen dan wirausaha/pedagang 14,9 persen. Cukup memprihatinkan, tingginya persentase warga bermobilitas dengan motor, dikarenakan minimnya layanan transportasi umum. Data 2015, di Jakarta, populasi motor lebih banyak dari penduduk. Penduduk Jakarta 10.075.300 jiwa, sedangkan jumlah mobil 4.399.595 unit dan sepeda motor 13.084.372 unit.

Angkutan umum yang masih operasi, kurang ramah terhadap disabilitas, perempuan, dan anak-anak. Tidak heran, sering menemukan angkutan pedesaan diisi perempuan berdiri di bak terbuka. Sejumlah perempuan menggunakan mobil bak terbuka untuk menuju pasar. Pelajar berada di atap angkutan umum. Di Jateng, populasi angkutan pedesaan kurang 10 persen, kendaraan angkut hewan juga untuk angkut orang.

Oleh: Djoko Setijowarno
Oleh: Djoko Setijowarno

Lain halnya untuk kawasan kepulauan, seperti Kepulauan Anambas, Kepulauan Natuna, sejumlah pelajar setiap hari menggunakan perahu sebagai alat transportasi ke sekolah.

Ikatan Ahli Perencana menetapkan 29 kriteria kota nyaman untuk ditinggali. Enam berkaitan dengan transportasi, yakni tingkat pencemaran lingkungan, ketersediaan angkutan umum, kualitas angkutan umum, kondisi jalan, kualitas fasilitas pejalan kaki dan tingkat kelancaran lalu lintas.

Strategi pengembangan infrastruktur 2015-2019 (RPJMN), penyediaan layanan dasar berupa infrastruktur perkotaan dengan membangun angkutan masal berbasis jalan, rel dan intermoda. Salah satu sasarannya, pangsa pasar angkutan umum 32 persen. Isu strategis Renstra Perhubungan (2015-2019) adalah konektivitas nasional dan transportasi umum perkotaan. Sudah menetapkan terselenggaranya BRT di 34 kota. Sekarang baru sekitar 20 kota yang memiliki BRT.

Masalah Umum

Infrastruktur transportasi dibangun dengan orientasi pergerakan kendaraan bermotor, bukan pergerakan manusia dan barang. Berpikir membawa orang secepatnya ke tempat tujuan. Sebaiknya, prioritaskan jalur sepeda, jalur pejalan kaki, jalur angkutan umum, dan terakhir untuk kendaraan bermotor.

Insentif untuk public transport kurang, disinsentif untuk Private Transport kurang. Kebanyakan kebijakan memudahkan investasi industi otomotif tanpa melihat dampak kelaknya. Termasuk tanpa dikenakan pajak untuk kebijakan mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC). Di sisi lain, kebijakan transportasi umum dan barang dikenakan beragam aturan, pajak dan retribusi yang memberatkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kurikulum 2013 Perlu Guru Berkualitas

RADARSEMARANG.COM - TAHUN pelajaran 2013/2014 dunia pendidikan  mengalami suatu perubahan,  yaitu  penerapan  kurikulum 2013 (K-13). Keadaan seringnya berubah- ubahnya kurikulum memang menjadi permasalahan serius...

DPRD Wonosobo Sampaikan Tiga Rekomendasi

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - DPRD Kabupaten Wonosobo menyampaikan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2017 dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD yang digelar...

Hunian Vertikal Makin Diminati

SEMARANG – Hunian vertikal mulai diburu para investor maupun end user. Terlihat dari larisnya penjualan hunian vertikal di beberapa titik, baik tengah kota maupun...

Bukit Wahid Regency, Hunian dengan View Menawan

SEMARANG – Bukit Wahid Regency baru saja meluncurkan cluster terbarunya, Hilltop 3. Hunian yang berlokasi di Jalan Gedongsongo Raya ini menawarkan hunian dengan pemandangan...

Truk Hantam Bus, 16 Penumpang Luka

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Kecelakaan yang melibatkan mini bus dan truk terjadi di Kendal, tepat di Jalan Soekarno-Hatta di Desa Karangsuno, Kecamatan Cepiring. Akibatnya, 15...

Peduli Lombok, Siswa SD Mutual Galang Dana

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Gempa bumi  berkekuatan 7,0 skala Richter yang menguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat Minggu (5/8) lalu memantik kepedulian siswa SD Muhammadiyah 1 Alternatif...