Kalapas Mengaku Lengah

Tawarkan Imbalan ke Masyarakat

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Hingga berita ini ditulis, baru 5 dari 7 narapida Lapas Kelas 2A Pekalongan yang bisa diamankan. Sedangkan dua napi lain hingga kini masih kabur. Kalapas Pekalongan Kota, M Hilal mengakui jajarannya lengah, sehingga napi bisa kabur.

Kedua napi yang masih buron adalah Dwi Cahyono bin Supomo, 18, warga Dukuh Karang Jambu RT 01/01 Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo. Dia terjerat Pasal 81 / 23/02 UU Perlindungan anak dengan sisa pidana 1 tahun 5 bulan 4 hari. Seorang lagi, Firman Ramang Putra bin Mudatsir, 29, warga Jalan KP. Mangga (STM Walang Jaya) No 09 RT 010/001 Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Dia ditahan karena tindak pidana 114 (2) UU RI No 35 tahun 2009 (Narkotika ), sisa pidana 15 tahun 2 bulan 1 hari.

“Kami mengimbau kepada warga masyarakat yang mengetahui keberadaan kedua buronan bisa menghubungi petugas. Ada reward khusus dari kami,” ucap M Hilal saat menerima 5 napi kabur yang tertangkap di Mapolres Pekalongan Kota, Sabtu (30/12).

Pihaknya bekerjasama dengan kepolisian setempat, juga melakukan penyisiran di berbagai lokasi. Mulai dari stasiun, terminal dan lokasi saat keduanya kabur di sebuah gudang di dekat Lapas di daerah Panjang Baru, Pekalongan Utara.

Hilal mengakui kaburnya ketujuh napi karena kelengahan anggotanya dalam hal penjagaan. “Ketujuh narapidana kabur, melompati tembok setinggi 4 meter dengan menggunakan besi tenda properti milik lapas,” ucapnya

Setelah kejadian tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi intern baik kepada napi maupun anggotanya. “Nanti akan ada sanksi bagi petugas yang lalai, para napi yang kabur juga akan kami masukkan ruang isolasi khusus,” ucapnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -