PERSEORANGAN : Ketua KPU Kudus Moh Khanafi memimpin proses penyampaian hasil verifikasi faktual kepada tim sukses bakal paslon perseorangan di kantor KPU Kudus kemarin. (AGUS SULISTIYANTO/RADAR KUDUS)
PERSEORANGAN : Ketua KPU Kudus Moh Khanafi memimpin proses penyampaian hasil verifikasi faktual kepada tim sukses bakal paslon perseorangan di kantor KPU Kudus kemarin. (AGUS SULISTIYANTO/RADAR KUDUS)

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Dua bakal paslon memastikan memiliki kendaraan untuk pertarungan pilkada serentak 2018. Yakni Masan-Nor Yasin (AN-NOOR) dan Akhwan–Hadi Sucipto (AKHI). AN-NOOR sudah aman dengan mendapatkan rekomendasi PDIP, AKHI sudah mengamankan kendaraan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan dukungan perseorangan sudah diatas syarat minimal.

Ketua KPU Kudus Moh Khanafi mengatakan, bakal paslon perseorangan AKHI sudah memenuhi syarat dari hasil verifikasi faktual. KPU menetapkan paslon AKHI memiliki 64.417 dukungan yang memenuhi syarat. ”Syarat minimal jalur perseorangan yakni 45.323 dukungan,” katanya, kemarin.

Sehingga bakal paslon AKHI kini tinggal mengurusi syarat pencalonan saja, karena jumlah dukungan perseorangan yang ada sudah memenuhi syarat. Sehingga sepanjang sudah memenuhi persyaratan, bisa ditetapkan sebagai calon bupati-wakil bupati.

Sedangkan untuk bakal paslon perseorangan Nor Hartoyo – Junaidi (Harjuna) belum memenuhi syarat minimal setelah dilakukan verifikasi faktual. Namun tetap bisa mendaftar sebagai calon bupati-wakil bupati pada 8 – 10 Januari 2018, walaupun hasil verifikasi faktual dukungannya masih dibawah syarat minimal. Syaratnya harus mampu mengumpulkan dukungan pada masa perbaikan yang harus diserahkan pada 18 – 20 Januari.

Dari hasil verifikasi faktual data dukungan Harjuna yang dinyatakan memenuhi syarat hanya 40.995 orang. Padahal syarat dukungan minimal 45.323 orang, artinya masih ada kekurangan sebanyak 4.325 dukungan.

Sesuai aturan, harus dilakukan perbaikan dua kali lipat. Artinya butuh 8.656 dukungan tambahan dalam masa perbaikan jika ingin ditetapkan sebagai calon. ”Untuk pendaftaran calon masih bisa dilakukan oleh Harjuna,” terangnya.

Namun apakah bisa ditetapkan sebagai calon bupati – wakil bupati pada pertengahan Februari tergantung dengan perbaikan yang dilakukan. Karena data perbaikan yang dikirimkan juga akan diverifikasi administrasi dan verifikasi faktual kembali. Jika ternyata memenuhi syarat, tentunya bisa ditetapkan sebagai calon.

Untuk itu, pihaknya meminta agar segera dilakukan proses perbaikan dengan sisa waktu yang ada. Pihaknya tetap menunggu dan dipersilahkan mendaftar ke KPU Kudus. ”Ditetapkan sebagai calon atau tidak semua tergantung dari bakal calon sendiri,” ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, selain AKHI yang sudah memastikan kendaraannya, bakal paslon Masan-Nor Yasin (AN-NOOR) juga sudah memastikan kendaraannya. Karena rekomendasi dari PDIP sudah jatuh ke tangan AN-NOOR.

PDIP sudah memiliki sembilan kursi yang sudah cukup sebagai syarat untuk maju lewat jalur partai politik, apalagi ada tambahan tiga kursi dari Partai Demokrat. Karena syarat minimal jalur partai politik adalah sembilan kursi. Sementara kandidat lain sampai saat ini belum mendapatkan rekomendasi, termasuk Sri Hartini dan M Tamzil. (lis/ric)