PASANG LAGI: Suasana rapat penentuan titik lokasi pemasangan running text dan videotron di wilayah Wonosobo, Jumat (29/12). (IST)
PASANG LAGI: Suasana rapat penentuan titik lokasi pemasangan running text dan videotron di wilayah Wonosobo, Jumat (29/12). (IST)

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo akan kembali memasang videotron sebagai media luar ruang promosi potensi unggulan daerah. Videotron akan dipasang di Taman Ainun Habibie sebelah Masjid Jami. Sebelumnya, videotron di sebelah selatan Alun-alun sudah dibongkar.

Kepala Bidang Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika Wonosobo Sulistiyani, Jumat (29/12) mengikuti rapat penentuan titik lokasi pemasangan running text dan videotron bersama Sekda, Asisten Administrasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala DPMPTSP, DPUPR, Satpol PP dan Bank Jateng. Hasil rapat bersama tersebut, menurut Sulistiyani, menyepakati Taman Ainun Habibie sebagai titik lokasi videotron dan Taman Kartini sebagai lokasi pemasangan running text.

“Sesuai dengan kesepakatan bersama dalam rapat, videotron sebagai media visualisasi Wonosobo TV akan diisi konten berupa berita hasil liputan daerah, serta potensi unggulan Kabupaten Wonosobo,” jelas Sulistiyani.

Sementara untuk running text, akan diisi dengan imbauan pemerintah yang ditujukan kepada masyarakat untuk mendukung ketenteraman serta ketertiban daerah. Selain kedua media publikasi tersebut, Sulistiyani juga menyebut adanya arahan dari Sekretaris Daerah Eko Sutrisno Wibowo untuk membuat papan baliho atau spanduk digital di tengah Alun-alun Kota Wonosobo.

Ketiga perangkat digital tersebut diakui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Eko Suryantoro, merupakan bagian dari upaya pihaknya mewujudkan Wonosobo Kota Pintar, atau populer dengan istilah smart city. Dinas Kominfo sebagai instansi yang diberikan tugas pokok dan fungsi membangun eksosistem dalam smart city, akan mengoptimalkan ketiga media luar ruang tersebut untuk publikasi dan penyampaian beragam informasi.

“Sesuai konsep smart city, ketiga media ini dirancang untuk membantu masyarakat, terutama dalam upaya memberikan kemudahan dalam hal akses informasi publik,” jelas Eko. (ali/ton)