RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Anggota DPRD Kota Semarang, Windu Suko Basuki (WSB) kembali mengugat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Semarang, berupa gugatan perbuatan melawan hukum ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Gugatan itu terkait pemecatan Windu sebagai anggota partai sekaligus munculnya surat pergantian antarwaktu (PAW) atas nama dirinya sebagai anggota dewan. Gugatannya terdaftar di website PN Semarang: http://sipp. pn-semarangkota. go.id/ index.php/ detil_perkara“, yang diajukan Windu melalui kuasa hukumnya Pradika Yezi Anggoro, dengan tanggal pendaftaran Rabu, 27 Desember kemarin, dengan nomor perkara: 541/Pdt.G/2017/PN Smg. Saat ini status perkaranya memasuki agenda penunjukkan jurusita.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Bidang Olahraga, Pemuda dan Mahasiswa pada DPW Partai Nasdem Jateng, Dandan Febri Hardiana menyatakan, jika Windu Suko Basuki memang sudah diberhentikan oleh Gubernur Jateng sebagai anggota DPRD Kota Semarang. Namun demikian Dandan mengaku tidak begitu mengetahui terkait gugatan baru tersebut. Ia justru mengira gugatan tersebut merupakan gugatan sebelumnya, karena pihaknya sudah memenangkan gugatan atas kasus tersebut.

“SK gubernur sudah turun awal Desember kemarin, bahkan dari berkas yang kami terima, beliau  juga sudah masuk struktur pengurus partai lain. Jadi memang seharusnya beliau (Windu,red) bisa legowo menerima, bagaimanapun aturan KPU jelas, tidak boleh rangkap partai,”kata Dandan kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (29/12).

Sedangkan, dalam provinsi berkas yang diajukan Windu meminta, majelis hakim yang menyidangkan perkaranya untuk mengabulkan permohonan provisionil pihaknya sebagai penggugat, kemudian menjatuhkan putusan sela, diantaranya berupa mengembalikan dan memulihkan hak penggugat sebagai anggota Partai Nasdem dan anggota DPRD Kota Semarang, kemudian menunda pelaksanaan Surat Keputusan (SK) DPP Partai Nasdem, Nomor 011 tahun 2016, tentang pemberhentian sebagai anggota Partai Nasdem dan PAW dirinya sebagai anggota DPRD Kota Semarang pada 30 April 2016 lalu, hingga ada putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Saya meminta majelis hakim juga memerintahkan tergugat II untuk wajib memfasilitasi perselisihan yang timbul antara saya dengan tergugat I guna diselesaikan secara internal partai dengan membentuk mahkamah partai,” kata WS Basuki, dalam petikan gugatannya. (jks/zal)