Kades Kecewa Nilai DD Turun

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Semarang menyayangkan adanya pengurangan besaran Dana Desa (DD) yang dikucurkan dari pemerintah pusat pada 2018 mendatang.

Menurut Kades Sraten, Kecamatan Tuntang, Rohmad, keberadaan APBDes, jika tidak didukung dengan DD yang sesuai akan dapat menghambat pembangunan desa “Kita sebagai kepala desa jelas menyayangkan adanya pengurangan tersebut. Karena di desa masih banyak membutuhkan anggaran untuk pembangunan,” ujarnya, Jumat (29/12).

Penurunan mencapai Rp 7 miliar. Selain itu, mulai 2018 akan ada perubahan distribusi DD. Dimana DD 2017, 90 persen dibagi rata kemudian menjadi indek dasar. Selanjutnya yang 10 persen itu untuk proposional. 2018 mendatang pembagiannya dari 90 persen menjadi 77 persen. 20 persennya perimbangan, selanjutnya 3 persen afirmasi.

Rohmad berharap pengurangan DD terkait tidak terkait dengan kepentingan politik. Mengingat tahun 2018-2019 merupakan tahun politik. Diantaranya Pemilu Legislatif (Pileg), Pemilihan Gubernur (Pilgub), dan Pemilihan Presiden (Pilpres).

“Selaku kades pasti harapannya itu, tidak ada campur tangan politik dalam pengurangan DD nanti di 2018,” ujarnya.

Rohmad menambahkan, selama ini penganggaran dan penggunaan DD sudah transparan. Sehingga masyarakat bisa memantau langsung jalannya penggunaan DD. Menurutnya, hal itu tidak lepas dari peran berbagai pihak. Diantaranya pengawasan yang dilakukan oleh kejaksaan dan kepolisian. Sehingga penggunaan DD dapat tepat sasaran.

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang Raharjo Budi Kisnanto mengatakan pendampingan penggunaan DD akan dilakukan pihaknya apabila diminta. “Sesuai permintaan, kalau memang ada permintaan ya kita dampingi,” ujarnya.

Dijelaskannya, dalam hal ini kewenangan kejaksaan selaku Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) prinsipnya lebih kepada pencegahan sesuai Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004.

“Dari pengamatan dan hasil monitoring evaluasi tim kejaksaan, sejauh ini tidak ada temuan penyimpangan DD yang dilakukan kades dan perangkat desa di Kabupaten Semarang,” katanya.

Karena ia menilai, DD sudah digunakan sesuai ketentuan. “Saya sendiri sempat turun ke beberapa desa, misalnya ada pengecoran jalan dan pembangunan talud semuanya sudah sesuai spesifikasi yang tertuang di RAB,” tuturnya.

“Sampai hari ini belum ada temuan penyimpangan, meski begitu kita akan turun lagi setelah semuanya selesai. Mulai perencanaan, saat pelaksanaan, dan turun untuk melihat hasil akhir,” ujarnya. (ewb/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Solar Bersubsidi Diselundupkan

KUDUS – Sebanyak 38 jeriken solar bersubsidi berhasil diamankan aparat Polsek Undaan dini hari kemarin. Solar tersebut diamankan petugas, karena diduga akan diselundupkan untuk...

Buron Kasus Upal Ditangkap

KAJEN - Setelah buron sekitar 3 bulan, Sapari, 48, tersangka tindak pidana uang palsu akhirnya berhasil diringkus jajaran Polres Pekalongan. Warga Dukuh Sengare Krajan...

Polres Kirim Beras dan Pakaian

DEMAK- Polres Demak mengirimkan bantuan kepada korban bencana alam tanah longsor di Banjarnegara. Bantuan tersebut berupa, beras 1.170 kilogram, mie instan 366 dus,...

Jateng Protes Pelaksanaan Laga Terakhir

SURABAYA – Jateng telah resmi melayangkan protes kepada panpel (panitia pelaksana) pertandingan babak kualifikasi PON Zona Jawa terkait pelaksanaan laga terakhir di mana dua...

More Articles Like This

- Advertisement -