PB Garuda Jaya Koleksi Juara Terbanyak

Djarum Foundation Kejurkab Bulutangkis Bupati Cup Purworejo 2017

410
UNGGULAN GARUDA JAYA- Pemain unggulan dua Cindwi Fidah Qutrratu'ain (kiri) dan unggulan satu Zorachel Balqis saat bertemu di partai puncak tunggal dini putri. Laga All final PB Garuda Jaya ini, akhirnya dimenangkan Zorachel.
UNGGULAN GARUDA JAYA- Pemain unggulan dua Cindwi Fidah Qutrratu'ain (kiri) dan unggulan satu Zorachel Balqis saat bertemu di partai puncak tunggal dini putri. Laga All final PB Garuda Jaya ini, akhirnya dimenangkan Zorachel.

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO – Klub Perkumpulan Bulu tangkis (PB) Garuda Jaya tampil perkasa dengan mengumpulkan koleksi juara terbanyak Djarum Foundation Kejurkab Bulutangkis Bupati Cup Purworejo 2017. Klub yang ber-home base di Kecamatan Purworejo ini meraih 26 juara. Jumlah tropi juara terbanyak dibandingkan klub – klub lainnya.

Sejumlah prestasi tersebut, meliputi 15 finalis dan 11 semi finalis. Dalam beberapa kelas pertandingan, PB Garuda Jaya juga mampu merebut all final. Yakni kelas tunggal dini putri (Zorachel Balqis Amara Syakib dan Cindwi Fidah Qutrratu’ain), tunggal anak putra (Rahardianta Alfiyn Ramadhani dan Ariel Herlambang), tunggal dewasa putri (Merinda Putri Indiawati dan Ghaiza Farahbinari).

Selain itu, pada partai ganda, mereka pun mampu menguasai final dua kelas. Yaitu ganda pemula putra (Ferdy Gilang Setiadji/Benefit Syeikho Amar Dzaki dan Reza Nanda Puspa Yudha/Ariel Herlambang), dan ganda dewasa campuran (Ferdy Gilang Setiadji/Benefit Syeikho Amar Dzaki dan Reza Nanda Puspa Yudha/Ariel Herlambang).

Pelatih PB Garuda Jaya Toto Raharjo bersyukur mampu mempertahankan predikat sebagai klub terbaik dalam mengumpulkan tropi juara. Prestasi tersebut merupakan buah atas usaha pemain berlatih selama ini, dan juga hasil perjuangan selama mengikuti kejuaraan. Harapannya, akan menjadi dorongan pemain untuk lebih giat berlatih dan tampil lebih baik lagi.

“Kalau prestasi di tingkat Kabupaten sudah bagus, pemain harus bisa meningkatkan dengan mencari prestasi dari kejuaraan luar daerah. Seperti multi (kota/kabupaten se-eks karesidenan) atau kejurprov. Kalau pun memang mampu, tentunya sampai skala nasional. Bulan Januari nanti, ada 4 pemain Garuda Jaya yang akan mengikuti seleksi audisi PB Mutiara. Kita doakan semoga sukses,” ungkapnya usai pertandingan.

Sementara, pemain nonunggulan Muhammad Rayhan Khairiy dari PB SYP yang mampu menembus final tunggal dini putra, gagal untuk meraih juara pertama. Pada pertandingan final Kamis (28/12) di GOR GSH, Jalan Kemuning, Purworejo Kota, Rayhan takluk atas Jerico Bachtiar, rekan satu klubnya.

Pada gim pertama, perolehan angka dua pemain terebut saling berkejaran hingga mencatatkan 19-19. Sayangnya Rayhan tak mampu membendung serangan Jericho yang sering melempar smash tajam. Hingga akhirnya takluk 21-23. Memasuki gim kedua, performa Rayhan justru menurun. Ia sering gagal mengembalikan bola dan lebih banyak bertahan. Jerico yang terus menekan dengan bola-bola belakang akhirnya mampu unggul 19-14, dan menutup laga dengan keunggulan 21-16. (fiq/adv/ton)

DERBY SYP-Pertandingan final tunggal dini putra antara dua pemain PB SYP, Jerico Bachtiar (kiri) dengan Muhammad Rayhan Khairiy. Sebagai unggulan satu, Jerico tidak kesulitan menundukkan non unggulan rekan satu klubnya tersebut.
DERBY SYP-Pertandingan final tunggal dini putra antara dua pemain PB SYP, Jerico Bachtiar (kiri) dengan Muhammad Rayhan Khairiy. Sebagai unggulan satu, Jerico tidak kesulitan menundukkan non unggulan rekan satu klubnya tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here