Pasar Legi Parakan Dikonsep Tradisional Semimodern

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Arak-arakan puluhan andong yang dinaiki Bupati Bambang Sukarno bersama pejabat forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) Temanggung mewarnai peresmian Pasar Legi Parakan, Kamis (28/12).

Mereka diarak dari RSK Ngesti Waluyo Parakan menuju Pasar Legi Parakan. Sebelum memasuki pasar, terlebih dahulu mengelilingi pasar tersebut. Sepanjang perjalanan, rombongon bupati diiringi musik drum band dari Banser Ranting Tuksari Kledung dan puluhan rebana para santri, lalu diikuti ratusan klub motor dan pedagang pasar.

Kepala UPTD Pasar Legi Parakan Bambang Eko Laksono menuturkan, Pasar Legi berstandar nasional yang terkonsep tradisional semimodern. Menurutnya, pasar tersebut bisa dikatakan semimal, apa saja berbagai barang dan produk dijual di situ. “Saya berharap Pasar Legi Parakan ini, bisa menjadi pusat perekonomian di Temanggung dan sekitarnya,” harapnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Temanggung Rony Nur Hastuti menerangkan, pasar ini pertama kali dibangun tahun 1925 lalu dan aktivitas operasionalnya dimulai pada hari Jumat Legi. “Untuk revitalisasi pembangunan pasar dengan gedung baru dilakukan oleh tiga periode Bupati Temanggung,” ucap Rony.

Rony merinci, di era Bupati M Irfan menyusun DED pembangunan pasar di atas tanah seluas 28.000 meter persegi. Di era Bupati Hasyim Affandi menyusun amdal mempersiapkan pembiayaan pendanaan sampai dengan penandatanganan MoU Pemkab Temanggung dengan PIP Kementerian Keuangan RI. Sedangkan di era Bupati Bambang Sukarno dilakukan pembangunan fisik, yang dimulai peletakan batu pertama pada 14 Februari 2014 selesai Desember 2017.

“Jumlah keseluruhan kios ada 555, jumlah los 2.459 dan jumlah pedagang hingga saat ini ada 3.200 orang,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Bambang Sukarno meminta kepada para pedagang untuk mengutamakan kebersihan pasar dan menciptakan kenyamanan bagi pengunjung. “Anggap ini rumah kita sendiri. Jika pasar bersih, ramai, banyak pengunjungnya, para pedaganglah yang mendapat keuntungan,” ungkap Bambang. (san/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -