33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Mulai Retak, Ancam Permukiman

Tanggul Sungai Pemali Miring

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, BREBES – Tanggul Sungai Pemali di Desa Tengki, Kecamatan Brebes yang beberapa bulan ini diperbaiki, kondisinya mulai memprihatinkan. Tiang penahan arus sungai tersebut sudah mulai retak.

Dari pantauan koran ini di lapangan, tiang penahan arus Sungai Pemali yang panjangnya mencapai belasan meter tersebut sudah mulai retak. Bahkan, kondisinya yang saat itu berdiri tegak, saat ini sudah miring ke arah sungai (barat, red). Di pinggiran sungai, tanggul yang merupakan gundukan tanah juga sudah mulai mengalami keretakan. Akibatnya, keberadaan sungai di desa tersebut mengancam permukiman masyarakat setempat.

Bahkan, jika tanggul tersebut jebol, tidak hanya Desa Tengki yang terkena dampaknya. Melainkan, delapan desa lainnya akan terkena imbasnya. Yakni, Desa Pagejugan, Randusanga Wetan, Randusanga Kulon, Kelurahan Pasarbatang, Kedunguter, Kelurahan Limbangan Wetan, Limbangan Kulon dan Kaligangsa.

Salah seorang warga setempat, Amirudin, 24, mengatakan bahwa kondisi tanggul sangat memprihatinkan dan membuat masyarakat was-was, terlebih saat hujan deras turun. “Kalau hujan deras, masyarakat langsung memantau terus kondisi arus Sungai Pemali. Jika arusnya deras, khawatir tanggul akan jebol,” ungkapnya.

Karenanya, dia berharap kepada pemerintah untuk segera membuat tanggul permanen. Sehingga, masyarakat bisa lebih aman dan tenang. Terlebih, Januari nanti diprediksi merupakan puncak musim penghujan. Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan jebol. “Ya harapannya pemerintah bisa membuatkan tanggul permanen lagi, sehingga masyarakat tidak was-was,” harapnya.

Senada dengan Amirudin, Supriyono, 39, warga RT 03 RW 02, Desa Tengki, Kecamatan Brebes berharap pemerintah bisa segera memperbaiki kondisi tanggul yang sudah mulai retak. Tidak hanya permukiman warga, melainkan puluhan hektare persawahan juga terancam banjir jika tanggul tersebut rusak. “Kami berharap bisa segera diperbaiki,” pungkasnya. (ded/ism/jpg/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

BKK Pringsurat Disorot Dewan

TEMANGGUNG—Kalangan DPRD Kabupaten Temanggung mempertanyakan kondisi keuangan PD BKK Pringsurat. Sebab, progress BUMD milik Pemkab Temanggung itu tidak menggembirakan. Yang terjadi, tidak ada kontribusi...

Tingkatkan IP, Bantu Alsintan

KAJEN–Pemkab Pekalongan berupaya meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) di Kabupaten Pekalongan yang saat ini baru 230 persen menjadi 300 persen. Untuk merealisasikan target tersebut, Bupati...

4 Toko Modern Akan Ditutup Paksa

KAJEN- Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pekalongan sudah menentukan waktu penutupan 4 toko modern berjejaring nasional yang melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan No 1...

Jaga Kerukunan dengan Kirab Merah Putih

BATANG-Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang menggelar berbagai macam kegiatan. Salah satunya Kirab Merah Putih, sebagai bentuk dukungan kepada Negara...

Pembangunan Daerah Perbatasan Rp 5 Miliar

MUNGKID—Bupati Magelang Zaenal Arifin S.IP safari meresmikan sejumlah proyek pembangunan di wilayahnya. Kemarin, Bupati Zaenal mersemikan proyek senilai Rp 5,2 miliar yang tersebar di...

“Revitalisasi SMK” Untukmu SMK Tercinta

RADARSEMARANG.COM - “KAMU harus sekolah SMK, supaya bisa langsung kerja”. Itulah sepenggal harapan yang sering  terucap dari mulut orang tua terhadap anaknya yang akan...