Hibahkan Tanah untuk Jalan

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Tak kurang dari 377 warga Desa Mlandi, Kecamatan Garung yang terkena imbas pembangunan Jalan Rakai Panangkaran dari Desa Mlandi menuju kawasan Dieng, mengikhlaskan tanah mereka tanpa meminta ganti rugi.

Kepala Desa Mlandi, Budi Irawan menyebut hal itu tak lepas dari keinginan warga untuk membantu pemerintah labupaten merealisasikan jalur wisata alternatif menuju Dieng. Diharapkan ke depan, efek positif dari hidupnya jalur tersebut dapat dirasakan masyarakat.

“Kalau secara luas, bidang tanah yang dihibahkan tersebut masih ada di BPN, hanya saja untuk panjangnya kurang lebih mencapai 3,4 kilometer,” ungkap Budi usai acara penyerahan piagam penghargaan dari Pemkab Wonosobo kepada warga Mlandi, dan sertifikat jalan dari BPN kepada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten, Kamis (28/12).

Kepada warga yang merelakan tanahnya untuk pembangunan jalan, Pemkab Wonosobo memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan, dan potongan biaya penerbitan sertifikat. “Pemerintah desa membantu warga yang telah mengikhlaskan tanahnya untuk jalan dengan memberikan subsidi biaya sertifikat hingga Rp 52.000 per lembar sertifikat,” jelas kades.

Dengan strategi imbal balik itu, Budi mengakui warga menjadi lebih ringan dalam menyerahkan tanah mereka demi terwujudnya jalur strategis tersebut. Keuntungan lain yang diperoleh warga dari hibah tanah itu, dikatakan Budi juga mulai dirasakan dengan drastisnya kenaikan harga tanah di Desa Mlandi. Kenaikan harga tanah di desa yang terletak di punggung pegunungan Dieng tersebut, menurut Budi berkisar 200 persen hingga 300 persen dari sebelum adanya rencana pembangunan jalan alternatif.

Sementara itu, Kepala DPU Widi Purwanto mengatakan pembangunan Jalan Rakai Panangkaran bakal masuk anggaran dana alokasi khusus tahun 2018 sebesar Rp 18 miliar. “Pada 2017 sudah dilaksanakan kegiatan peningkatan jalan PLN Dieng Wetan senilai Rp 12 miliar untuk pekerjaan pengaspalan jalan, 1,15 km, pengerasan pelebaran jalan, 4,5 km, dan pembuatan saluran senderan seluas 6000 meter kubik,” beber Widi.

Sementara di tahun 2017 pula, Widi juga menyebut BPN Kabupaten Wonosobo telah melaksanakan program sertifikasi tanah masal melalui kegiatan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) hingga mencapai 2081 bidang tanah. Jumlah bidang tanah itu, menurut Widi terbagi menjadi 2 bagian, yaitu tanah warga 2031 bidang, dan area konservasi 50 bidang. Hibah tanah yang telah dilakukan warga Mlandi, diakui Widi sangat membantu Pemkab Wonosobo. Sehingga sangat layak apabila kemudian setiap warga yang telah menghibahkan tanah mereka, mendapat penghargaan berupa piagam dan pemotongan biaya sertifikat. (ali/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -