DPRD Persoalkan Rencana Perayaan Tahun Baru

371
Teddy Sulistio (IST)
Teddy Sulistio (IST)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – DPRD Kota Salatiga mempertanyakan kebijakan pemerintah kota yang akan mengadakan perayaan pergantian tahun yang merata di semua kecamatan. Hal itu dituding justru akan rumit dan hiburannya tidak bisa megah.

“Kenapa diubah? Rakyat butuh hiburan sejenak untuk menghilangkan kepenatan hidup. Dan itu merupakan tugas negara, hadir untuk menghibur rakyat di Lapangan Pancasila,” ujar Ketua DPRD Salatiga Teddy Sulistio.

Teddy mengaku kaget mendengar perayaan tahun baru akan disebar di setiap kecamatan dan kelurahan di Salatiga. Ia sangat setuju jika itu diaplikasikan ke wilayah kota atau kabupaten yang wilayahnya luas seperti Cilacap. Perbatasan Cilacap di sisi timur ke barat bisa ditempuh dengan perjalanan sekitar 5 jam. “Lha ini Kota Salatiga. Dari ujung ke ujung maksimal 15 menit sudah kelar. Kenapa harus dipecah pecah? Selain itu, perencanaan ini sama sekali tidak ada komunikasi dengan lembaga lain,” tandas Teddy.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Salatiga Sri Danudjo membenarkan adanya rencana perayaan tahun baru di kecamatan tersebut. Menurutnya, hal itu dilakukan karena setiap kecamatan sudah memiliki alokasi anggaran. “Di Lapangan Pancasila juga ada dengan menampilkan band lokal dan talenta lokal bersama UKM serta ekonomi kreatif. Selain itu juga ada sendratari Ramayana di gedung pertemuan daerah,” jelas Danudjo.

Menurutnya, hal ini dilakukan untuk meratakan keramaian. Selain itu juga memberikan kesempatan kepada band dan grup seni daerah untuk bisa tampil. (sas/ton)