Promosikan Batik, Istri Bupati Bermain Teater

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Untuk mempromosikan batik Kabupaten Pekalongan sebagai Kota Legenda Batik, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pekalongan Hj Munafah Asip Kholbihi, bermain teater di Sasono Langen Budaya Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Selasa (26/12) kemarin. Dia bersama komunitas dan seniman nasional seperti Djarot B Darsono, Anuswirsyah, serta artis Ine Febriyanti.

Meski baru pertama kali tampil di acara pentas teater, Hj Munafah tak canggung. Dengan berbusana batik khas Kabupaten Pekalongan, dia tampil bersama Deddy Lutan Dance Company, membawakan tarian yang berjudul Iki Latar Ku karya Elly D Lutan. Tarian tersebut menceritakan tentang perempuan dengan segala kekuatan, kelemahan, kelapangan dan keuletan dalam kehidupan.

Kepada Jawa Pos Radar Semarang, Hj Munafah mengaku sangat bersyukur, dapat tampil dengan para seniman nasional di TMII. Tentunya hal itu dapat mempromosikan batik Kabupaten Pekalongan.

Menurutnya, kegiatan tersebut selain mempromosikan batik Kabupaten Pekalongan, juga untuk membangun tali silaturomi dengan para seniman yang pernah tampil di Kabupaten Pekalongan dalam pagelaran Tutur Batik yang dilaksanakan setahun lalu di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan.

“Semua yang dikenakan oleh penari dan seniman nasional adalah batik khas dengan aneka motif hasil karya perajin Kabupaten Pekalongan,” ungkapnya.

Hj Munafah juga mengatakan bahwa kesempatan tampil di TMII adalah upaya promosi tentang batik Kabupaten Pekalongan yang bukan hanya untuk produk fasion, namun juga produk seni dan budaya yang mempunyai nilai jual tinggi.

Apalagi Kabupaten Pekalongan merupakan Kota Legenda Batik, banyak perajin yang melegenda seperti batik Oey Soe Tjoen Kedungwuni, yang saat ini adalah generasi ketiga. Bahkan, hingga kini masih aktif menggeluti batik tulisnya.

”Dengan semakin dikenalnya batik Kabupaten Pekalongan ini, akan berkorelasi dengan majunya UMKM di Kabupaten Pekalongan, yang berdampak pada banyaknya kunjungan yang datang ke Pekalongan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Pariwisata dan Budaya (Disporparbud) Kabupaten Pekalongan, Bambang Irianto, menegaskan bahwa tampilnya Hj Munafah di TMII adalah kehormatan, karena dapat tampil pada event nasional dengan para seniman dan artis nasional. “Penggunaan batik sebagai properti pagelaran ini, merupakan bagian promosi yang luar biasa, bagi Kabupaten Pekalongan ke dunia luar. Semoga berdampak positif bagi perkembangan batik. Artinya, batik bukan sebagai produk saja, tapi sebuah budaya yang bisa dilestarikan,” tegas Bambang. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -