Masih Takut, Batal Dikhitan Massal

471
KHITAN MASSAL: Salah seorang anak sedang dikhitan dalam kegiatan yang digelar Baznas Kabupaten Wonosobo, Rabu (27/12). (IST)
KHITAN MASSAL: Salah seorang anak sedang dikhitan dalam kegiatan yang digelar Baznas Kabupaten Wonosobo, Rabu (27/12). (IST)

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Wonosobo kembali menyelenggarakan khitanan massal bagi anak-anak kategori kurang mampu, Rabu (27/12). Dari 120 anak yang mendaftarkan diri, hanya 95 anak yang pada akhirnya bersedia menjalani khitan di RSUD Setjonegoro tersebut.

Menurut Isnanto, salah satu panitia khitan massal hasil kerjasama Baznas dengan RSUD Setjonegoro itu, sejumlah anak yang akhirnya mengundurkan diri. Sebagian mengaku masih takut disunat. “Yang khitan akhirnya hanya 95 anak dari semua kecamatan kecuali Wadaslintang dan Kepil, karena ada yang memang belum berani dan ada pula yang orang tuanya berkeinginan mengkhitankan anaknya sendiri,” terang Isnanto di sela mendampingi Wakil Bupati Agus Subagiyo dan Dandim 0707 Wonosobo Letkol CZI Fauzan Fadli meninjau pelaksanaan khitan massal.

Ketua Baznas Wonosobo Syarif Hidayat mengaku tidak memaksakan peserta yang telah mendaftarkan diri untuk menjalani khitan. Masing-masing anak maupun orang tua berhak menentukan apakah akan meneruskan khitan di RSUD atau menunda dengan alasan tertentu. Bagi yang mendaftar pada saat khitan sudah dimulai pun, Baznas selaku penyelenggara tetap memperbolehkan.

Sementara Wakil Bupati Agus Subagiyo mengakui, peran Baznas untuk membantu warga, terutama kalangan kurang mampu sangat terasa. “Tahun ini setidaknya ada anggaran lebih dari Rp 1,1 miliar yang telah di-tasyaruf-kan oleh Baznas untuk berbagai kegiatan sosial seperti keagamaan, kesehatan, dan lain sebagainya,” beber Agus. (ali/ton)