Komisaris Utama BPR Arto Moro Terima Leadership Award 2017

825
PENGHARGAAN: Komisaris BPR Arto Moro Semarang, Dr Subyakto SH, MH, MM (kiri) didampingi Direktur BPR Arto Moro, Eka Andika Latif SE dan Divisi Pengembangan Fandil S,Kom M.Si dan Akmaludin SP, menerima apresiasi Leadership Award 2017 dari Direktur Radar Semarang, Abdul Azis. (LIS RETNO/JAWA POS RADAR KEDU)
PENGHARGAAN: Komisaris BPR Arto Moro Semarang, Dr Subyakto SH, MH, MM (kiri) didampingi Direktur BPR Arto Moro, Eka Andika Latif SE dan Divisi Pengembangan Fandil S,Kom M.Si dan Akmaludin SP, menerima apresiasi Leadership Award 2017 dari Direktur Radar Semarang, Abdul Azis. (LIS RETNO/JAWA POS RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM – Jawa Pos Radar Semarang dan Radar Kedu yang pada akhir tahun ini menggelar program apresiasi bertitel Leadeship Award 2017, memberikan penghargaan kepada Komisaris BPR Arto Moro Semarang, Dr Subyakto SH, MH, MM, sebagai salah satu penerimanya.

MANTAN anggota DPRD Jateng (2004-2009) dan DPR RI (2009-2014) itu, menerima apresiasi karena kepemimpinannya, terlibat langsung dalam membenahi BPR Arto Moro, sehinga menjadi BPR yang sehat, setelah sebelumnya sempat nyaris kolaps.

Dr Subyakto menerima apresiasi Leadership Award 2017 untuk kategori pemimpin perusahaan perbankan. “Leadership yang dimiliki Bapak Subyakto, terbukti mampu menjadikan BPR Arto Moro yang sebelumnya dalam posisi tidak sehat, karena NPL (Non Performing Loan)-nya cukup tinggi, sekarang menjadi BPR yang sehat dengan pertumbuhan sangat signifikan,” kata Direktur Radar Semarang, Abdul Aziz saat menyerahkan sertifikat dan plakat penghargaan kepada Subyakto di kantor pusat BPR Arto Moro Jalan Gajah 155 Semarang, baru-baru ini.

Subyakto dinilai layak menerima apresiasi Leadership Award karena mampu memimpin perusahaannya dengan visi-misi yang terarah, terukur, mengkoordinasi semua potensi sumber daya yang ada, menjadi sebuah kekuatan untuk memajukan BPR Arto Moro. “Pemimpin terbaik, tidak hanya mengantisipasi perubahan, tetapi juga mampu menciptakan inovasi untuk mendapatkan kemajuan dari perubahan tersebut. Dan, itu dimiliki oleh Bapak Subyakto,” kata Abdul Azis.

Sementara itu, Dr Subyanto SH, MH, MM menyampaikan terima kasih kepada manajemen Jawa Pos Radar Semarang-Radar Kedu yang telah memberikan penghargaan Leadership Award 2017 kepada dirinya. “Sebagai media yang tumbuh dan besar di Jawa Tengah, saya mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan oleh Jawa Pos Radar Semarang maupun Radar Kedu untuk memberikan apresiasi atau penghargaan kepada sosok-sosok yang dinilai pantas untuk menerima. Ini salah satu fungsi media untuk menularkan inspirasi berupa hal-hal positif kepada publik, dan saya mengapresiasi hal itu.”

Khusus penghargaan yang diterima dirinya, Subyakto menyampaikan bahwa apa yang dilakukannya, merupakan kerja teamwork. “Keberhasilan yang diraih BPR Arto Moro, tentu berkat kerja keras bersama. Ini kerja teamwork. Saya tidak ada apa-apanya tanpa mereka. Mulai dari staf, pejabat eksekutif, sampai direksi punya komitmen dan visi yang sama untuk membesarkan BPR Arto Moro. Berkat kerja keras bersama, kami bisa melalui masa-sama sulit. Alhamdulillah, kini BPR Arto Moro berada di antara 10 BPR sehat di Semarang.”

Pada 2016, pertumbuhan BPR Arto Moro sangat fantastis: mencapai 150 persen. “Tahun ini pertumbuhan kita patok sama, 150 persen,” kata Subyakto, optimistis. Aset BPR Arto Moro berada di angka 75 miliar. Akhir 2017, ditarget mencapai Rp 125 miliar. Sedangkan proyeksi 2018, dipatok Rp 200 miliar.

Atas capaian kinerjanya yang membaik, sejumlah kalangan maupun lembaga kredibel pun memberikan penghargaan kepada BPR Arto Moro. Di antaranya, dari majalah ekomoni bisnis Infobank. BRP Arto Moro mendapatkan Infobank Awards 2017 untuk kategori BPR dengan aset Rp 50-100 miliar. Sebelumnya, BPR Arto Moro juga mendapatkan penghargaan dari Jawa Pos Radar Semarang/Radar Kedu pada Malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang/Radar Kedu untuk kategori: Public Bank with a Responsive and Prompt Service. (isk)