Blower Laundry Meledak, Pekerja Tewas

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Diduga lalai saat mengoperasikan mesin blower laundry jins, seorang pekerja cucian jins bernama Casuri, 41, warga Desa Pakis Putih, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, tewas di lokasi kejadian, Rabu pagi (27/12) kemarin. Yakni, setelah Casuri terkena hantaman mesin blower cucian jins di Desa Rowocacing, Kecamatan Kedungwuni.

Saking kuatnya ledakan, mesin blower cucian jins terlempar sejauh 50 meter dari lokasi semula. Bahkan dinding tembok Pondok Pesantren Al Fusha yang letaknya berdamping ikut rusak.

Kapolsek Kedungwuni Polres Pekalongan, AKP Kalung Muktiana mengungkapkan bahwa pada Rabu pagi (27/12) sekitar pukul 07.30, Casuri, karyawan home industry cucian jins milik H Kholidin, 52, warga Desa Rowocacing, Kecamatan Kedungwuni, masuk ke ruang cucian jins. Casuri melakukan aktivitasnya seperti biasa. Namun ketika menjalankan mesin blower laundry, kondisi blower tiba–tiba panas dan meledak. Sehingga menghantam dinding tembok Pondok Al Futsha yang letaknya berdampingan dengan lokasi cucian jins.

Berdasarkan keterangan saksi, saat ledakan tersebut, tidak ada karyawan lain, hanya Casuri di lokasi kejadian. Sedangkan jeda waktu antara Casuri menjalankan mesin laundry blower hingga meledak sekitar 30 menit. “Kami masih melakukan pengembangan kejadian. Namun salah satu penyebab meledaknya mesin blower karena suhunya terlalu panas, hingga meledak,” ungkap AKP Kalung Mutiana.

Sementara itu, Humas Polres Pekalongan, AKP M Dahyar menjelaskan bahwa korban Casuri meninggal dunia saat kejadian. Pihak Polres Pekalongan langsung melakukan olah TKP dan Tim Inavis Polres Pekalongan juga diterjunkan untuk mengetahui penyebab kecelakaan kerja tersebut.

Menurutnya hingga saat ini, pihak Polres Pekalongan masih memintai keterangan terhadap Kholidin, untuk pengembangan lebih lanjut.

“Kami masih memintai keterangan pemilik usaha cucian jins, untuk antisipasi agar kecelakaan kerja semacam itu tidak lagi terjadi. Mengingat banyaknya jumlah cucian jins yang ada di Kecamatan Kedungwuni dan Wonopringgo,” jelas AKP M Dahyar. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -