Kejurkab Seri Kedua Gelar 12 Partai Pertandingan

Djarum Foundation Kejurkab Pbsi Cup Xvi Wonosobo

512
VENUE PILIHAN-Pelaksanaan Kejurkab PBSI Cup XVI memakai Gedung Serba Guna (GSG) Tobong karena merupakan venue pilihan yang dinilai layak menggelar kejuaraan daerah.
VENUE PILIHAN-Pelaksanaan Kejurkab PBSI Cup XVI memakai Gedung Serba Guna (GSG) Tobong karena merupakan venue pilihan yang dinilai layak menggelar kejuaraan daerah.

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Para atlet bulutangkis di Kabupaten Wonosobo bakal berlaga dalam kejuaraan bertajuk Djarum Foundation Kejurkab PBSI Cup XVI Wonosobo, yang mulai digelar Rabu (27/12) ini di di Gedung Serba Guna (GSG) Tobong, Kertek, Jalan Parakan Km 01 Wonosobo. Kejuaraan seri kedua di tahun 2017 ini menggelar 12 partai pertandingan dan akan berlangsung hingga Sabtu (30/12) mendatang.

Panitia Bidang Pertandingan Agus Setiyono memaparkan, sejumlah pertandingan tersebut meliputi kategori kelompok usia, kelompok dewasa dan kelompok veteran. Setiap hari selama kejuaraan berlangsung, akan digelar mulai pukul 09.00 hingga sore hari. Sementara khusus hari terakhir kejuaraan, akan digelar mulai pukul 14.00 hingga selesai.

“Peserta semua kategori dikhususkan hanya untuk pemain bulutangkis Kabupaten Wonosobo. Bagi yang juara disediakan hadiah, tropi, dan piagam penghargaan,” paparnya kemarin.

Kategori kelompok usia pada kejuaraan tingkat kabupaten atau kejurkab kali ini, lanjut Agus Setiyono, membuka laga tunggal kelas dini putra/putri, anak putra/putri, pemula putra/putri dan remaja putra/putri. Adapun kelompok dewasa memainkan partai tunggal dan ganda putra, serta ganda putri. Sedangkan kelompok veteran hanya menggelar laga ganda putra.

“Partai tunggal dewasa tidak ada usia, ganda putri usia minimal 25 tahun, dan ganda veteran jumlah usia dua pemain minimal 95 tahun, atau minimal usia satu pemain 45 tahun,” imbuhnya.

Ketua Harian Pengkab PBSI Wonosobo Edy Sugiarto, menuturkan, kejurkab menjadi ajang untuk menunjukkan skill dan kemampuan. Bagi atlet yang bertanding, maupun klub PB yang menaunginya. “Karena itu, semua pemain harus bermain sungguh-sungguh dan menjaga sportivitas,” katanya kemarin di sela persiapan kejuaraan.

Menurut Edy Sugiarto, kompetisi kejurkab yang bersifat pembinaan ini, merupakan program wajib. Hal ini telah diinstruksikan oleh PBSI Pengprov Jateng. Kejurkab PBSI Cup sendiri yang sudah memasuki penyelenggaraan ke-16 ini, semakin mendapat perhatian para pebulutangkis. (fiq/adv/ton)