33 C
Semarang
Sabtu, 24 Oktober 2020

Budaya Baca di Kalangan Mahasiswa Rendah

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Budaya literasi masyarakat Indonesia masih rendah. Masyarakat lebih sering menonton atau mendengar dibanding membaca, apalagi menulis. Termasuk di kalangan mahasiswa.

Mahasiswa belum terbiasa menggunakan literasi dan tidak terbiasa berpikir kritis, serta melakukan telaah ulang atas segala hal yang ada di sekitarnya.

“Hal ini tentu saja sangat mengkhawatirkan. Untuk itu perlu kita dorong budaya literasi ini, harus ditanamkan sejak dini kepada siswa,” kata Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Prof Dadang Sunendar, dalam Seminar Nasional Literasi ‘Pemartabatan Bahasa Indonesia melalui Budaya Literasi dan Optimalisasi Ipteks’ di kampus IV Upgris Semarang, kemarin.

Sebagai mahasiswa, lanjutnya, terutama pada mahasiswa yang merupakan calon guru, harus bisa mendongkrak budaya literasi. Tujuannya agar mereka bisa berpikir kritis dan bisa memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Mengutip data statistik Unesco 2012, minat baca di Indonesia baru mencapai 0,001. Artinya, setiap 1.000 penduduk, hanya satu orang saja yang memiliki minat baca,” paparnya.

Ia juga memberi gambaran tingkat membaca pelajar Indonesia yang masih sangat rendah berdasarkan hasil tes PISA dari tahun ke tahun. Yakni  urutan ke-39 dari 41 negara (2002), ke-39 dari 40 negara (2003), ke-48 dari 65 negara (2006), ke-57 dari 65 negara (2009), ke-64 dari 65 negara (2012), dan ke-69 dari 76 negara (2015). Tingkat membaca penduduk Indonesia tertinggal dari Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Singapura.

“Data tersebut terlihat jika masyarakat belum terbiasa melakukan sesuatu berdasarkan pemahaman dari membaca, sehingga belum dapat mengaktualisasikan diri melalui tulisan,” bebernya.

Sementara, Ketua Panitia yang juga dosen FPBS Upgris Muchlis menuturkan, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat dan budaya literasi di kalangan mahasiswa. “Selama ini kita melihat, rata-rata mahasiswa ini tidak suka membaca, apalagi menulis. Harapannya dengan ini budaya literasi tumbuh. Hal tersebut bisa dituangkan dalam bentuk apasaja, termasuk dalam cerpen, puisi , blogger atau novel,” ujarnya. (den/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...