Bakso Jimat dan Mie Mangap

 Kuliner Unik Bercita Rasa Maknyuss, Ramah di Kantong

1355
KULINER UNIK: Pemilik Warung Bakso Jimat dan Mie Mangap Temanggung, Tommy dan Erin menerima apresiasi Culinary Awards 2017 Jawa Pos Radar Semarang-Jawa Pos Radar Kedu yang diserahkan oleh GM Radar Kedu, Iskandar, baru-baru ini. (IMA/JAWA POS RADAR KEDU)
KULINER UNIK: Pemilik Warung Bakso Jimat dan Mie Mangap Temanggung, Tommy dan Erin menerima apresiasi Culinary Awards 2017 Jawa Pos Radar Semarang-Jawa Pos Radar Kedu yang diserahkan oleh GM Radar Kedu, Iskandar, baru-baru ini. (IMA/JAWA POS RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM – Pecinta kuliner di Jawa Tengah wajib mendatangi warung bakso satu ini: Bakso Jimat dan Mie Mangap. Warung bakso dan mie ini ada di Temanggung dan Magelang. Di Temanggung, Bakso Jimat bisa ditemui di Jalan Tentara Pelajar No 5&9, Kowangan, Temanggung (sebelah Samsat dan sisi barat terminal Temanggung). Sedangkan di Magelang, Bakso Jimat berlokasi di Jalan Mayor Human 17 Pakelan.

JIMAT? Mendengar kata ini, sebagian orang mengangapnya mistis. Padahal, tidak sama sekali. Jimat murni bakso bakar, dengan harga per biji Rp 500. Itulah kenapa disebut jimat. Sebuah akronim yang artinya: siji (satu) mangatus (Rp 500). “Jadi, disingkat jimat,” kata Tommy Fausi, pemilik Bakso Jimat dan Mie Mangap usai menerima apresiasi Culinary Awards 2017 Jawa Pos Radar Semarang-Radar Kedu, belum lama ini, di warungnya di Temanggung.

Sedangkan Mie Mangap, idenya bermula karena setelah pengunjung menyantap menu ini, bakal membuat mulutnya jadi mangap, karena sensasi pedasnya. Bakso bakar atau Bakso Jimat, disajikan dengan beberapa level pedas yang bisa dipilih. Bakso bakar yang legit dan panas, membuat cita rasa bakso semakin maknyuus. “Baksonya hasil olahan sendiri. Dagingnya juga kami pilih yang fresh,” kata Tommy, lulusan Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang pilih menjadi entrepreneur di bidang kuliner, daripada menjadi karyawan.

Tommy mengatakan, mienya diproduksi sendiri, tanpa bahan pengawet. “Juga tanpa bahan pengenyal. Karena itu, mie kami tidak tahan lama dan tidak panjang-panjang,” ucapnya. Yang menarik dari pelayanan Bakso Jimat dan Mie Mangap ini adalah cara penyajian mie yang unik. Mie disajikan di atas penggorengan atau wajan dengan berbagai pilihan. Ukuran: S,M, L dan XL untuk menentukan besaran porsi pesanan.

Aneka topping pun bisa dipilih. Seperti mie toping keju mozzarella, mie toping telur, mie toping bakso, mie topping ceker ayam, dan masih banyak pilihan menarik lainnya. Tentu masih dengan level pedas yang bisa dipilih.

Meski saat ini brand Bakso Jimat dan Mie Mangap sudah dikenal publik pecinta kuliner di Magelang dan Temanggung, Tommy dan Erin, sang istri, belum berpikir untuk menjadikannya franchise. Alasannya, ia ingin menjadikan usaha ini sebagai bisnis keluarga. Juga untuk menjaga konsistensi rasa.

Konsistensi rasa itulah yang membuat Bakso Jimat dan Mie Mangap kini semakin dicintai pecinta kuliner. Anak-anak muda paling banyak nongkrong dan menikmati Bakso Jimat dan Mie Mangap. Hari-hari biasa, warung Bakso Jimat dan Mie Mangap selalu dipenuhi pengunjung. Apalagi setiap weekend, Sabtu dan Minggu.

“Saya pas ke sana hari Minggu, wah ramai sekali, jadi tempat kuliner favorit anak anak muda,” kata Retno, warga Temanggung yang pernah mengajak keluarganya menikmati Bakso Jimat Mie Mangap. “Harganya murah, ramah di kantong,” pujinya. Dini, ibu rumah tangga dan bloger juga memuji kreativitas pemilik Bakso Jimat dan Mie Mangap.

Karena keunikan dan perkembangan usaha Bakso Jimat dan Mie Mangap ini, baru-baru ini Jawa Pos Radar Semarang-Radar Kedu memberikan apresiasi Culinary Awards 2017 untuk kategori: Kuliner Unik yang direkomendasikan untuk dikunjungi para pecinta kuliner Nusantara. Apresiasi diserahkan oleh Iskandar selaku GM Jawa Pos Radar Kedu kepada Tommy dan Erin, sang owner di warung Bakso Jimat dan Mie Mangap di Temanggung. (ima/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here