Peminat Edu Wisata Naik 80 Persen

221
DIMINATI: Salah satu kegiatan eduwisata di Desa Bahasa Borobudur adalah menawarkan kegiatan belajar sambil berwisata dan hunting turis. (MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU)
DIMINATI: Salah satu kegiatan eduwisata di Desa Bahasa Borobudur adalah menawarkan kegiatan belajar sambil berwisata dan hunting turis. (MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID — Grafik kunjungan wisatawan di Kabupaten Magelang mengalami peningkatan pada 2017 ini. Salah satunya, wisatawan minat khusus seperti eduwisata.

Pengelola Edu Wisata Desa Bahasa Borobudur Hani Sutrisno mengatakan, tren eduwisata mengalami peningkatan hingga 80 persen. Jumlah itu dibuktikan dari grafik peningkatan selama 2017 dibandingkan 2016.

Puncak eduwisata, sambung Hani Sutrisno, adalah musim liburan pelajar. Di ujung 2017, klaim Hani, pihaknya terpaksa menolak sejumlah wisatawan yang ingin belajar bahasa Inggris di Desa Bahasa, sembari menikmati wisata di sekitar Borobudur.

“Beberapa terpaksa belum bisa kita terima karena keterbatasan tempat. Kalau memang bersedia, kita reschedule lebih lama. Ada yang sampai tiga bulan,” kata Hani.

Dikatakan, selama November dan Desember, seluruh slot sudah terisi. Eduwisata di Desa Bahasa, menawarkan long stay selama enam hari untuk satu angkatan. “Peningkatannya signifikan. Bahkan ada yang sudah memesan sejak tiga bulan lalu, baru kita terima sekarang.”

Dikatakan, hampir seluruh wisatawan di Desa Bahasa merupakan pelajar yang datang secara berkelompok. Meski ada juga peserta mandiri yang hanya datang satu atau dua orang.

Selama Desember, pihaknya sudah melayani 116 pelajar Al Azhar Tangerang. Juga 128 pelajar dari Bekasi, 35 peajar umum dan 44 masyarakat. “Sampai angkatan akhir tahun, kita sudah full booking dari Lampung, Padang, Jogjakarta dan Semarang.”

Khadijah, 10, pelajar SD IT Azwada Bekasi mengaku senang berkesempatan belajar di Desa Bahasa. Menurut dia, belajar bahasa Inggris di Desa Bahasa sangat menyenangkan. “Di sini beda banget, lebih enak. Kita belajar sambil bermain dan bisa diberi kesempatan berbincang dengan turis secara langsung.” (vie/isk)

Silakan beri komentar.