Libur Natal, Wisatawan Lawang Sewu Tembus 19 Ribu

340
MAGNET WISATAWAN : Suasana objek wisata Lawang Sewu nampak ramai pada libur Natal dan Tahun Baru kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
MAGNET WISATAWAN : Suasana objek wisata Lawang Sewu nampak ramai pada libur Natal dan Tahun Baru kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –  Liburan Natal dan Tahun Baru 2018 membuat sejumlah tempat wisata di Kota Semarang membludak. Salah satunya adalah Lawang Sewu. Bangunan bersejarah yang dulu adalah kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) 1904 yang terletak di sekitar bundaran Tugu Muda Semarang, ini kini menjadi salah satu objek wisata yang digandrungi kawula muda maupun keluarga.

Eksotisme bangunan kuno yang menyimpan berbagai kisah sejarah perlawanan terhadap penjajah Belanda ini memiliki daya tarik tersendiri. Selain belajar tentang sejarah, pengunjung suka sekali mengabadikan berbagai sudut bangunan kuno yang dikenal memiliki banyak pintu ini untuk berfoto ria.

Berdasarkan pantauan, liburan Natal dan Tahun Baru 2018 kali ini, pengunjung datang silih berganti tanpa henti. Tidak hanya pengunjung dalam kota, tetapi juga berasal dari Malang, Surabaya, Bandung, hingga luar Jawa.

Harga tiket yang hanya dibanderol Rp10 ribu untuk dewasa dan Rp  5.000 untuk anak-anak, membuat pengunjung membludak. “Lawang Sewu semakin terkenal, bangunannya memang eksotis. Kebetulan saja pas liburan, saya bersama keluarga jalan-jalan di sini,” kata salah satu pengunjung, Sherly, 23, warga Palembang, Senin (25/12).

Dikatakannya, ia bersama keluarga memang sengaja merayakan Natal bersama keluarga besar di Kota Semarang. Dia mengaku baru sekali datang di Lawang Sewu Semarang. Meski demikian, ia telah melihat-lihat informasi dari internet. “Saya kagum melihat bangunan tua bekas peningalan Belanda yang hingga sekarang masih sangat bagus. Penasarannya mengenai Mitos Lawang Sewu dengan keangkerannya,” katanya.

Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang Suprapto mengatakan kunjungan wisatawan di Lawang Sewu memang membludak selama libur Natal dan menjelang Tahun Baru. “Sejak tanggal 22 Desember, kunjungan sudah mulai mengalami peningkatan, dan puncaknya pada Senin (25/12),” katanya.

Dikatakannya, pada hari biasa, Lawang Sewu rata-rata dikunjungi 1.000-2.000 wisatawan. Tetapi sejak dua hari terakhir meningkat hingga tembus 10 ribu orang per hari. “Terhitung sejak 22-24 Desember, pengunjung mencapai 19 ribu lebih,” katanya.

Peningkatan pengunjung bukan hanya di Lawang Sewu, tetapi juga di Museum Museum Ambarawa Kabupaten Semarang. “Di sana, pada hari biasa berkisar 100-700 pengunjung. Pada liburan Natal tahun ini meningkat hingga 4.000 pengunjung per hari,” katanya. (amu/den/zal)